logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 20 Juli 2004 INTERNASIONAL
Line

Jenderal Iran Kerja Sama dengan Al Qaedah

DUBAI - Seorang jenderal Iran berkolaborasi dengan Al Qaedah untuk mengatur transit melalui Iran bagi sembilan pembajak dalam serangan kamikaze 11 September 2001, lapor koran berbahasa Arab Asharq al-Awsat, Senin kemarin.

"Seorang jenderal Garda Revolusioner berkoordinasi dengan Ayman al-Zawahri, orang kedua Al Qaedah, untuk menyediakan "jalur persinggahan yang aman" kepada sekitar sembilan orang yang melakukan serangan tersebut,'' lapor koran yang berbasis di London tersebut.

Koran itu mengutip sumbernya seorang pejabat Garda Revolusioner Iran, dan mengatakan Zawahri, yang meminta bantuan tersebut, punya kaitan dengan jenderal itu pada awal 1990-an.

Abdullah Ramazanzadeh, juru bicara Pemerintah Iran, menantang koran tersebut untuk membuktikan laporannya.

"Jika mereka punya bukti nyata, mereka harus menyerahkannya kepada PBB. Jika mereka benar-benar percaya pada sumber itu, mereka harus memberi tahu kami pula,'' katanya dalam konferensi pers mingguan.

Satu komisi AS diperkirakan akan menyatakan dalam laporan pekan ini tentang serangan kamikaze 11 September bahwa sebagian pembajak itu melewati Iran ketika menuju Amerika.

Tak Ada Bukti

Namun penjabat Direktur CIA (Badan Intelijen Pusat AS) mengatakan tidak ada bukti mengenai keterlibatan resmi Iran.

Iran mengakui, sebagian dari 19 pelaku serangan kamikaze tersebut telah singgah di negara itu secara ilegal. Namun Teheran menyatakan telah memperketat pengawasan perbatasan sejak kejadian tersebut.

Menurut Iran, upaya apa pun yang mengaitkan negara itu dengan kelompok pimpinan Usamah bin Ladin tersebut merupakan bagian propaganda AS menjelang pemilihan presiden November mendatang.

Pengungkapan itu sekali lagi menimbulkan pertanyaan di AS tentang apakah pemerintahan Bush, yang berusaha terpilih kembali dalam pemilihan presiden November mendatang, telah memusatkan perhatian terlalu besar pada Irak dalam menghubung-hubungkan negara itu dengan serangan kamikaze 11/9.

Sekitar 3.000 orang tewas dalam serangan pesawat bajakan yang ditabrakkan ke gedung-gedung di Amerika. Aksi tersebut diduga dilakukan oleh Al Qaedah, yang waktu itu berbasis di Afghanistan, negara tetangga Iran.

The New York Times melaporkan Minggu lalu bahwa Iran telah memerintahkan penjaga perbatasannya untuk tidak mengesahkan paspor anggota Al Qaedah asal Saudi yang melewati Iran setelah menjalani latihan di Afghanistan. (rtr-ben-46)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA