logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 20 Juli 2004 EKONOMI
Line

Perumnas Regional V Targetkan 3.880 Rumah

SEMARANG- Perum Perumnas Regional V meliputi Jateng, DIY, Kalsel dan Kaltim pada tahun 2004 ini menargetkan pembangunan sebanyak 3.880 unit rumah, yang diprioritaskan pada rumah sederhana sehat (RSS).

"Target ini sekaligus untuk menyukseskan program satu juta unit rumah sehat di Indonesia," kata General Manager (GM) Perum Perumnas Regional V, Drs H Sunardi, kemarin.

Untuk membidik pasar kolektif, kata dia, pihaknya sudah melakukan kerja sama dengan pihak Pemprov, Pemkab dan Pemkot, instansi pemerintah lainnya, TNI/Polri, serta sejumlah perguruan tinggi. Nantinya diharapkan pembangunan rumah yang terjangkau bagi kalangan masyarakat menengah ke bawah.

Selain itu, pihaknya juga mencoba merintis kerja sama serupa dengan instansi swasta.

"Dari target 3.880 unit rumah, sebanyak 1.800 unit di antaranya merupakan proyek kerja sama dengan pihak Pemda dan TNI/Polri," katanya.

Dia yang didampingi Deputi GM, Kamal Kusmantoro ST dan Manajer Pemasaran, Agus Budi Santoso SE MM menjelaskan, baru-baru ini pihaknya bekerja sama dengan Pemkab Purbalingga membangun sebanyak 615 unit rumah bagi PNS di sana. Kemudian, kerja sama dengan Pemkab Brebes membangun 212 unit rumah sehat. "Saat ini kami juga merintis kerja sama dengan Kodam IV/Diponegoro, Puskopad, Korem Yogyakarta dan Surakarta serta Kodim Cilacap melalui Yayasan Kesejahteraan Perumahan Prajurit (YKPP), serta dengan Lanal Semarang dan Tegal," katanya.

Meningkat

Dia menambahkan, kebutuhan masyarakat terhadap rumah baru hingga kini masih cukup tinggi. Dia mencontohkan dari 212 unit rumah yang dibangun di Brebes, peminatnya mencapai 700 orang lebih. Pihaknya juga tengah membangun 200 unit rumah di kawasan Beringin, Kota Semarang, di atas tanah seluas 65 ha, serta 200 unit lagi di kawasan Pucanggading, Kabupaten Demak, yang pada akhir tahun ini sudah habis terjual seluruhnya.

Mengenai bank pelaksana penyalur kredit, menurut Sunardi, kerja sama sudah dirintis dengan BTN, BNI, dan BPD. Namun, saat ini masih dalam proses.

Dia meminta agar Pemda bersama instansi terkait dengan masalah perumahan, seperti PT PLN dan juga perbankan, diminta untuk ikut mendukung dan menyukseskan program penyediaan 1 juta rumah sehat.

"Selama ini, proyek perumahan yang dibangun pihak Perum Perumnas, pembangunan fasilitas sarana dan prasarana pokok berupa listrik, air bersih, jalan tidak ditangani secara serius dan profesional, khususnya oleh pihak Pemda dan PLN, sehingga merugikan konsumen," katanya. (D14-82)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA