| Selasa, 20 Juli 2004 | BUDAYA |
Aksi Kompak CaffeineACUNGAN jempol layak diberikan pada Caffeine, grup band asal Bandung. Penampilan mereka berhasil menghibur ratusan penonton dalam acara semarak sejuta bintang di PRPP, Sabtu (17/7). Walaupun sound system kurang bersahabat, band tersebut menampilkan sebelas tembang dari tiga album mereka dengan apik. Di antaranya "Hidupku", "Maafkan Aku", "Melangkah ke Awan", "Menyentuh Hati", "Kau Sambut Cintaku", "Bayangkan", "3 Kata", dan "Seumur Hidup". Aksi vokalis Rudy yang rajin menyambangi penonton di depan, membuat acara semakin hidup. Dia rajin berdialog dengan penonton dan menanyakan lagu apa saja yang diinginkan penonton. Tentu saja yang dimaksud adalah lagu Caffeine sendiri. Namun ada saja penonton yang nyeletuk dengan meminta lagu "Cucak Rowo". Penampilan dua gitaris mereka, Benny dan Dhani, tampak padu saling berganti memainkan melodi. Betotan bas Yandi mengikuti irama gebukan drum Yudhi sehingga membuat musik Caffeine terasa rancak. Saat lagu "Kau yang Telah Pergi'', Rudy mengajak penonton ikut menyanyikan lagu tersebut. Dengan antusias dia langsung disambut dengan gemuruh suara penonton. Kau telah pergi/tinggalkan kata yang terucap/dan tak kan kembali... Intro yang sudah tidak asing lagi bagi penggemar Caffeine itu pun terdengar keras. Menjawab pertanyaan Suara Merdeka di Hotel Bali, Rudy mengatakan album mereka yang keempat akan diluncurkan September mendatang. Komposisinya lagunya berisi the best lagu dari tiga album sebelumnya ditambah dua lagu baru. Untuk jenis musik, mereka akan tetap setia di jalur pop. "Komposisi dan materi sudah siap, tinggal memilih dua lagu saja" katanya. Mulai 24 Juli, mereka akan tur di tujuh kota Jawa Timur hingga Agustus. Menanggapi band lain yang sering berganti formasi pemain, dia menyatakan bandnya hingga saat ini tetap utuh. "Kuncinya komunikasi, toleransi, dan koreksi diri," katanya. (Hariyo Hernandhono-81) |