SUARA MERDEKA
 
INDEKS WACANA Kamis, 15 Juli 2004

-- Ketika mengikuti berita rekonsiliasi kelompok suporter Semarang, Panser Biru, dengan Pasoepati dari Solo, kita segera merespons: seharusnyalah begitu dan buat apa memendam dendam. Api dendam yang mengapung sejak 2000 seolah-olah sulit dipadamkan, sampai para pentolan dua kelompok suporter dua kota di Jawa Tengah tersebut bertemu di satu meja di kantor Koran Wawasan, Jumat (9/7) lalu.

-- Kecelakaan dramatis dan mengenaskan yang menewaskan 16 orang di Desa Jambu, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, akibat truk tronton yang melorot dan menghantam tenda pesta perkawinan, patut menjadi pelajaran banyak pihak. Tidak selayaknya kita hanya menganggap itu sebagai kecelakaan biasa atau takdir Tuhan.

APA sih susahnya mengislahkan Gus Dur dengan Hasyim Muzadi? Apakah untuk mendamaikan keduanya diperlukan mediator figur-figur kiai kultural, seperti yang disampaikan para pengamat NU? Bahkan lebih jauh, apakah benar Gus Dur itu sesulit yang diberitakan media massa untuk sekadar bisa berdamai dengan Hasyim Muzadi?

 

MESKIPUN hasil akhir pemilihan presiden belum diumumkan, sudah dapat dipastikan pemilihan presiden akan dilanjutkan pada putaran kedua. Pada saat artikel ini ditulis (12/7), belum ada satu pun pasangan yang memperoleh 50 persen suara. Karena itu, sesuai dengan ketentuan pasal 66 dan 67 Undang-Undang nomor 23 Tahun 2003, dua pasangan yang memperoleh suara terbanyak berhak mengikuti pemilihan presiden putaran kedua.

Beberapa waktu lalu Suara Merdeka memuat "Candi Borobudur Bacaan Alam Batu-batu". Mungkin hampir dikatakan sama bila Karangsambung Kebumen sebagai Bacaan Alam Kebumian. Alasanya daerah ini tersingkap beraneka ragam batuan, yang merupakan rekaman peristiwa pembumian.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA