| Kamis, 15 Juli 2004 | SALA |
Taman Alun-alun Diganti TrotoarWONOGIRI-- Taman lingkar alun-alun Giri Kridha Bhakti Wonogiri dibongkar. Rencananya tempat itu akan diganti dengan bangunan trotoar. Bangunan tembok lingkar alun-alun juga dibongkar. Tanaman bunga kantil dan sejumlah pohon peneduh di bagian tepi juga ditebang. Penduduk dan kalangan pecinta alam menyayangkan penebangan pohon peneduh tersebut. Sebab pembentukan tanaman menjadi pohon peneduh memerlukan waktu lama. ''Boleh saja alun-alun dilengkapi trotoar. Namun hal itu jangan lalu mengorbankan pohon peneduh,'' ujar mereka. Namun Kepala DPU, Ir H Suprapto MM mengatakan tidak semua pohon peneduh ditebang. ''Prinsipnya pohon peneduh tetap diutamakan. Penebangan itu dilakukan karena pohon memang lapuk dan membahayakan karena sewaktu-waktu dapat roboh,'' katanya. Misalnya, lanjut dia, pohon mahoni di sisi timur tetap dipertahankan sebagai peneduh. Demikian pula pepohonan di sisi barat. Pemkab akan menjadikan kawasan depan Kantor Bupati sebagai areal terbuka untuk tempat bersantai. Dimungkinkan di tempat tersebut juga tumbuh warung-warung kaki lima nonpermanen. ''Karena itu dirancanglah pemugaran alun-alun,'' ungkapnya. Trotoar alun-alun dilebarkan tiga meter. Di sebelah selatan akan dilengkapi dengan gapura. Bentuknya menyerupai gapura masuk kawasan wisata pantai selatan Paranggupito. Total anggaran untuk pemugaran alun-alun Rp 115 juta. Selain itu alun-alun akan dilengkapi dengan tanaman hias. Dalam jangka menengah dan panjang akan dilengkapi lampu hias dan lampu penerangan, fasilitas hidran umum untuk kepentingan pedagang kaki lima (PKL). (P27-49i) |