| Kamis, 15 Juli 2004 | SALA |
121.206 Pemegang Hak Pilih Tidak HadirSRAGEN- Hasil penghitungan suara akhir KPU kemarin disahkan. Sejumlah saksi dari tim sukses capres/cawapres tanpa berkeberatan langsung menandatangani hasil perolehan suara, disaksikan Bupati H Untung Wiyono, KPU, Panwas Pemilu serta Tim Pemantau Pemilu dan PPK. ''Hasil penghitungan akhir sudah dinyatakan sah dan tidak ada komplain dari saksi tim sukses capres/cawapres,'' tutur Setyadi SH dari Divisi Pemungutan Suara dan Penetapan Hasil Pemilu KPU, kemarin. Penghitungan dan pengesahan suara berlangsung tertib dan lancar. Sesuai dengan perincian, pasangan Wiranto-Salahuddin Wahid meraih 66.387 suara, Megawati-Hasyim Muzadi 237.777 suara, Amien Rais-Siswono 88.775, Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla 113.058 suara, dan Hamzah Haz-Agum Gumelar meraih 6.177 suara. Dari perolehan suara akhir, pasangan Megawati-Hasyim Muzadi menempati urutan teratas. Setelah diteliti, jumlah pemilih tidak hadir 121.206 atau 18,9% dari total pemilih terdaftar 641.898. Pemilih yang hadir 520.692 orang, suara sah 514.174, dan tidak sah atau rusak 6.518 suara atau 1,25%. Bukan Golput Perolehan suara dihimpun dari 2.398 TPS. Ketua KPU Ir Slamet Basuki, didampingi anggotanya Setyadi SH dan Agus Riwanto SH MA mengatakan, pemilih yang tidak hadir 121.206. Namun, hal itu bukan berarti mereka golput. ''Bisa jadi pemilih ada yang meninggal atau tidak hadir karena ke luar kota,'' tutur Slamet Basuki. Setyadi mengatakan, sebelum ada revisi KPU Pusat, coblosan yang tembus dan dianggap rusak sekitar 47.000 suara. Namun setelah ada revisi KPU Pusat, yang dinyatakan rusak ternyata hanya 6.158 suara. (nin-49s) |