logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 15 Juli 2004 SALA
Line

"Investor Jangan Disoal"

BALAI KOTA- Meski kehadiran investor PT Citikon Griya Persada untuk merehab total Pasar Klewer menimbulkan polemik, Pemkot Surakarta dipastikan tidak akan memunculkan nama investor lain. Bahkan Wali Kota Surakarta H Slamet Suryanto meminta semua kalangan tidak menyoal keberadaan perusahaan yang digawangi aktor ganteng Jeremy Thomas tersebut untuk membangun sentra penjualan batik itu.

"Keberadaan investor yang akan membangun Pasar Klewer jangan dipersoalkan lagi. Pemkot memilih pihak yang mau peduli dengan kondisi Solo dan terbukti perusahaan itu yang muncul. Kalau ada berita jelek, itu mungkin ada yang berniat menjatuhkan," ungkap orang nomor satu di Pemkot Surakarta itu seusai menghadiri penganugerahan accessibility award, kemarin.

Dia mengemukakan, kepedulian investor merehab pasar itu menjadi pertimbangan utama Pemkot. Perusaaan dari Jakarta itu dinilai sama pedulinya dengan investor yang bersedia menalangi pembangunan kembali gedung Balai Kota. Waktu itu, tak ada pihak yang mau peduli dengan kondisi Balai Kota yang luluh lantak akibat amuk massa. PT Asia Makmur Ampel (PT AMA) merupakan satu-satunya yang mau peduli.

"Karena itu, saya sama sekali tak khawatir Pasar Klewer dieksploitasi investor. Kalau ada kabar macam-macam tentang investor, saya yakin itu tak benar," tandasnya.

Pada bagian lain, Wali Kota menegaskan, dalam waktu dekat pihaknya akan menggelar sosialisasi dengan pedagang di bursa tekstil tersebut. Hal itu bertujuan untuk menghindarkan simpang siur informasi seputar pembangunan Klewer.

"Dalam sosialisasi itu, saya mengharapkan semua pedagang bisa terlibat. Semua pedagang perlu penjelasan, apa langkah Pemkot membangun pasar itu. Segalanya akan saya jelaskan dalam forum itu," ungkap dia.

Dalam pertemuan tersebut, segala persoalan bakal dipaparkan secara terbuka. Pedagang bahkan bisa tawar-nenawar harga kios ataupun mengajukan persyaratan pembangunan yang mereka inginkan. Mereka juga bisa bertanya langsung dengan investor.

Forum yang belum bisa dipastikan waktu penyelenggaraannya itu akan melibatkan Pemkot sekaligus investor yang akan memberi pemaparan desain ataupun teknisnya. Dia kembali menekankan, pelibatan investor tersebut sangat menguntungkan Pemkot dan pedagang. Kota tidak mungkin statis dan dibiarkan tanpa pembangunan. Apalagi, harapan Pemkot menggulirkan rencana itu semata-mata demi kenyamanan semua pihak.

Selain pedagang dan pengunjung bertambah nyaman, Pemkot juga tidak kehilangan uang APBD sepeser pun untuk renovasi tersebut. APBD akan lebih diprioritaskan untuk kepentingan masyarakat. Apalagi sebagai kota budaya, objek-objek sejarah harus dibenahi serta dilestarikan.

"Kalau pembangunan dilakukan pihak ketiga, uang APBD bakal utuh dan nanti akan kami gunakan dengan sasaran masyarakat seperti blockgrant. Nanti jika uangnya tidak terjamah macam-macam, blockgrant-nya bisa tambah besar," kata dia. (G18-80j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA