logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 14 Juli 2004 SEMARANG
Line

''Senam Jantung'' saat Pengumuman PSB

  • SMA Negeri 3 Skor Tertinggi

SEMARANG- Pengumuman penerimaan siswa baru (PSB) tingkat SMP dan SMA negeri di kota Semarang menjadi fokus perhatian utama orang tua siswa dan calon siswa. Mereka harus ''senam jantung'' dan berkumpul di sekolah sejak pagi sebelum waktu pengumuman tiba.

Pengumuman PSB di SMA menampilkan peringkat nilai calon siswa baru sesuai daya tampung. Adapun pengumuman di SMP menampilkan hasil perincian nilai UAS, nilai ujian seleksi, dan bonus prestasi untuk menentukan siswa diterima atau tidak.

Seorang ibu yang menunggu pengumuman di SMP Negeri 3 mengaku tiba di sekolah sejak pukul 06.30. ''Saya sampai deg-degan. Jangan-jangan anak saya tidak diterima,'' katanya sambil mengelus dada.

Dia belum mengetahui sekolah mana yang akan dituju andai Ayu (anaknya) tidak diterima. ''Bagaimana lagi, Ayu hanya mau sekolah di sini. Hingga sekarang saya tidak ada gambaran sama sekali. Padahal kalau tidak diterima, pendaftaran sekolah swasta yang bagus sudah tutup,'' katanya, Selasa (13/7).

SMP Negeri 3 Semarang mengundurkan waktu pengumuman satu jam dari jadwal semula pukul 08.00. Begitu pintu gerbang dibuka, ratusan orang tua siswa yang rata-rata ibu-ibu berhampuran masuk halaman sekolah untuk melihat papan pengumuman.

''Lega rasanya Ayu dapat diterima,'' katanya seusai melihat lembaran pengumuman penerimaan siswa baru. Nomor ujian seleksi Ayu ada di antara 319 nomor siswa yang diterima di SMP tersebut.

Pemandangan yang sama terjadi di SMP Negeri 2 Semarang, sejumlah orang tua siswa sudah menunggu sejak pukul 07.00. Namun pengumuman PSB baru dipasang pada pukul 10.00. ''Yang saya cemaskan bukan tidak diterima di SMPN 2. Saya justru tidak terima kalau anak saya tersingkir karena faktor tertentu,'' ungkap Ibu Herman dari Gunungpati.

Dia menyatakan, Prita (12) putrinya, meski dari luar daerah memiliki nilai bagus, baik nilai UAS maupun ujian seleksi. ''Saya bersyukur Prita akhirnya masuk di antara 280 siswa yang diterima di SMP Negeri 2," ujarnya

SMAN 3 Tertinggi

Pemandangan berbeda terjadi di SMA. PSB SMA kali ini relatif lebih bisa dipahami masyarakat. Sebab seleksi menggunakan nilai UAN.

SMAN 3 tidak terkalahkan oleh SMA lain dalam perolehan nilai calon siswa yang diterima. Nilai tertinggi yang diterima SMA itu dalam kota adalah 112,65. Adapun nilai terendah dalam kota sebesar 98,30. Untuk luar kota tertinggi 111,95 sedangkan terendah 98,29.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Negeri 3, Drs Djumasri mengungkapkan, calon siswa yang tetap bertahan hingga pengumuman tercatat 607 orang, terdiri atas dalam kota 552 siswa sedangkan luar kota 55 siswa. ''Setelah di-ranking dalam jurnal PSB, yang diterima 475 siswa dalam kota dan 45 siswa luar kota.''

Djumasri mengatakan, jumlah bangku di SMA Negeri 3 telah penuh sesuai dengan daya tampung. Namun biasanya ada beberapa bangku kosong saat hari pertama masuk sekolah. Di SMA negeri 5, nilai tertinggi calon siswa baru yang diterima 108,51, sedangkan terendah 92,27 untuk 320 bangku dalam tahun ajaran 2004/2005.

Adapun di SMA Negeri 1 Semarang, nilai siswa tertinggi 108,03, sedangkan terendah 87,28 untuk 400 bangku sekolah yang disediakan. (wid-64i)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA