logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 12 Juli 2004 SALA
Line

Konspirasi Menjatuhkan Sekda Diantisipasi oleh Tim Tujuh

WONOGIRI--Kasub Dinas Pendaftaran Penduduk Drs Ma'ruf Iranto SH MBA mengatakan, pihaknya membentuk tim tujuh guna mengantisipasi kemunculan isu negatif soal konspirasi untuk menjatuhkan Sekda Drs Mulyadi MM.

''Ini sekaligus untuk mencegah agar dampak konspirasi itu tak berkembang menjadi tindakan makar,'' tegasnya.

Seperti diberitakan (Suara Merdeka, 1/7), Ma'ruf menuduh Asisten Sekda (Assekda) II Drs Prih Mardoyo MM membangun konspirasi untuk menjatuhkan Sekda Mulyadi.

Manuver itu diawali dengan menjadikan Kepala Dinas Kependudukan Catatan Sipil Drs Damiri MSi, sebagai aktor ''Kebo Ijo'' (perumpamaan mengacu zaman Ken Arok/Singosari-Red).

Kata Ma'ruf, Prih memanfaatkan kerenggangan hubungan dirinya dengan Sekda, terkait kasus mobil (pelat merah) AD-66-G yang belum terselesaikan.

Puncaknya, saat rapat koordinasi pejabat tanggal 23 Juni 2004 di ruang data, Damiri melempar ''bola salju'' untuk memojokkan Ma'ruf di depan forum rapat.

Tujuan Prih, agar Ma'ruf menyerang Mulyadi lewat kasus AD -66-G.

Manuver itu, oleh Ma'ruf dinilai telah membuat resah kalangan birkorat. ''Saya punya data akurat,'' tandasnya.

Tim Tujuh yang dibentuk Ma'ruf menghimpun tokoh-tokoh potensial, untuk melakukan penyelidikan lebih detail terhadap manuver Prih.

''Siapa personelnya, untuk sementara masih saya rahasiakan,'' tuturnya.

Ma'ruf berharap DPRD menyikapi kasus yang telah berdampak memunculkan keresahan di jajaran birokrasi ini.

Dia khawatir, kalau kasus ini tidak disikapi bisa jadi akan berdampak negatif pada kelancaran roda pemerintahan.

Membantah

Prih yang dimintai konfirmasi, membantah melakukan konspirasi menjatuhkan Sekda.

''Saya lebih baik tidak berkomentar. Sebab, bisa mengundang persepsi yang tidak betul,'' tegasnya.

Pada kesempatan lain, saat memimpin apel para pegawai di jajaran Setda, Prih menyatakan, berita tentang dirinya soal isu konsprirasi itu bohong, tidak benar, dan fitnah.

''Tidak betul saya akan menjatuhkan apalagi menggantikan Sekda,'' tegasnya.

Menanggapi pernyataan Prih, Ma'ruf mengatakan, ''Kalau itu bohong dan fitnah, silakan tuntut saya. Saya siap menghadapi. Sebab, saya punya data akurat,'' katanya. (P27-49k)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Liputan Pemilu | Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA