logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 12 Juli 2004 SALA
Line

Ketua DPRD Dapat Sedan, Wakil Kijang

  • Lelang Mobil Dinas

KARANGANYAR- Lima mobil dinas milik Sekretariat DPRD (Setwan) yang akan dilelang bersama 101 mobil dinas milik Pemkab lainnya, dipastikan untuk pimpinan Dewan sebagai pesangon pada akhir masa jabatan mereka.

Ketua DPRD Sumarso Dhiyono mendapatkan Sedan Corolla AD-100-F keluaran tahun 1996, yang selama ini digunakan untuk operasional sehari-hari. Adapun tiga Wakil Ketua DPRD, yaitu Suparno, Suparman ET, dan Suparno HS, mendapatkan Kijang Station keluaran tahun 1992 dan 1993, masing-masing bernomor AD-95-F, AD-93-BF, dan AD-84-F.

Kijang Station lainya, yaitu AD-89-F, yang sehari-harinya digunakan untuk operasional Komisi E, menurut rencana diberikan kepada Ketua Komisi E, Drs Romdloni MHum.

Harga mobil lelang itu, menurut sumber di Setwan, cukup murah. Kijang Station keluaran tahun 1992/1993 itu dalam lelang tertutup akan ditawarkan dengan harga antara Rp 20 juta hingga Rp 25 juta.

Itu pun masih melihat kondisi mobil tersebut. Jika kondisinya buruk, harganya akan lebih rendah.

''Saya dengar harga yang ditawarkan segitu. Namun saya tidak tahu persis. Sebab yang menentukan harga adalah tim lelang dari eksekutif. Dewan hanya menyetujui,'' kata Wakil Ketua DPRD, Suparman ET, seusai rapat dengan panitia lelang, Sabtu (10/7) lalu.

Akan Mengklarifikasi

Kendati sudah mendapatkan jatah dan menyetujui rencana lelang dalam rapat paripurna Jumat lalu, pimpinan Dewan tetap akan mengklarifikasi pembengkakan jumlah kendaraan dinas Pemkab yang akan dilelang. Sebab awalnya mobil dinas yang akan dilelang hanya 101 unit, tetapi lalu menjadi 106 unit. Adapun sepeda motor yang semula 186 unit menjadi 242 unit.

Wakil Ketua DPRD, Suparno HS mengemukakan, dalam rapat antara panitia lelang dari eksekutif dan Komisi A DPRD beberapa waktu lalu, sebelumnya hanya diajukan 101 mobil dan 186 motor. Namun dalam rapat paripurna kemarin menjadi 106 mobil dan 242 motor.

Meski dalam rapat Jumat lalu seluruh DPRD menyetuji, lanjut dia, jumlah mobil yang akan dilelang tetap akan diklarifikasi. ''Setelah bertemu dengan panitia lelang eksekutif kali ini, kami akan mengklarifikasi dengan Komisi A untuk meminta penjelasan, apakah pembahasan dengan panitia lelang eksekutif sudah final atau belum. Utamnya menyangkut jumlah kendaraan yang dilelang,'' kata dia.(G8-49i)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Liputan Pemilu | Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA