| Senin, 12 Juli 2004 | SALA |
Peminat Rusun BerdatanganLAWEYAN - Meski belum seluruhnya rampung, rumah susun sederhana sewa (rusunawa) pertama di Solo mengundang banyak pihak berminat menghuninya. Hal itu tampak dari animo masyarakat yang mencoba mencari tahu persyaratan menempati bangunan empat lantai di RT 5 RW 3 Kelurahan Panularan tersebut. "Peminat rusunawa sangat banyak. Itu terlihat dari yang datang dan menanyakan pada warga sekitar tentang pendaftaran untuk menempati rumah susun ini," tutur Ketua Paguyuban Penghuni Bekas Makam Begalon, Joni Armansyah. Hal senada juga diakui salah satu kontraktor Istaka Karya, Ir Dendy Suherio. Dia pun sering mendapat pertanyaan dari orang yang berminat menempati rumah susun pertama di Solo tersebut. Kebanyakan orang menanyakan mekanisme serta persyaratan agar bisa tinggal di rusun tersebut. Lantaran warga dan kontraktor tidak mengetahui secara pasti, penanya pun disarankan untuk mendatangi DPU, instansi diperkirakan lebih tahu. "Saya dan warga tidak tahu. Saya pun menyarankan mereka bertanya kepada DPU atau kontraktor," ujar Johnny. Bukan hanya warga atau kontraktor, redaksi Suara Merdeka beberapa waktu lalu juga sempat ditanyai tentang hal tersebut, baik melalui telepone maupun SMS. Salah seorang peminat yang kebetulan dijumpai di lokasi dan mengaku sedang mencari informasi tentang cara untuk bisa tinggal di bangunan empat lantai tersebut. "Saya ingin mengetahui persyaratan dan pendaftarannya ke-mana," kata lelaki bernama Sugeng, tanpa menyebutkan asal tempat tinggalnya. Pengumuman Lelaki itu menyatakan selama ini beberapa hunian sewanya mahal dan jauh dari pusat kota. Adapun rusun yang berlokasi di pusat kota itu sangat mudah diakses dari mana pun sebab sarana transportasinya mudah. Dia mengharapkan Pemkot bisa memberikan pengumuman yang jelas bagi peminat hunian tersebut. "Juga kejelasan tentang siapa yang boleh menempati. Sebab kabarnya untuk ka-langan tidak mampu. Namun jika yang mendapat justru pejabat atau orang-orang mampu, hal itu bakal menjadi persoalan," ujarnya. Kepala Subdinas Cipta Karya DPU Ir Sri Adyaksa yang dihubungi baru-baru ini menyatakan, lantaran peminatnya banyak, rusunawa unit 2 akan diusulkan untuk dibangun di dekat rusunawa unit 1. Usulan pembangunan rusunawa tahap 2 sudah diajukan ke Pusat. Beberapa waktu lalu, Dirjen Perumahan dan Permukiman Departemen Permukiman dan Prasarana Wilayah juga sudah ke lokasi. (G18-17i) |