logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 12 Juli 2004 PANTURA
Line

Perahu Nelayan Ditabrak Kapal Kargo

  • Satu Tewas dan Satu Hilang

PEMALANG - Nasib malang dialami lima nelayan dari Pemalang yang masih mencari ikan di laut. Perahu sopek mereka, "Maharani" ditabrak kapal kargo hingga pecah berantakan di perairan Pekalongan. Seorang tewas dan seorang lagi hilang belum ditemukan.

Kelima nelayan yang mengalami kecelakaan itu adalah warga Dukuh Cokrah Tanjungsari, Kelurahan Sugihwaras. Yakni Sukendar (25), Khamit (40), Rochim (35), Danari (50), dan Takijan (32). Dari kelima orang itu, hanya tiga orang yang selamat, sedangkan Danari tewas saat ditolong berenang oleh rekannya. Sementara Takijan hilang.

Sukendar menuturkan, peristiwa itu terjadi Sabtu (10/7) pukul 00.00. Saat itu perahu sopek mereka berhenti dan mesin mati setelah melepaskan jaring. Posisi perahu membujur ke arah utara - selatan. Sambil menunggu jaring ditarik, mereka tiduran di dek perahu.

"Ketika kami masih tertidur lelap tiba-tiba Khamit berteriak ada kapal datang mau menabrak,'' cerita Sukendar.

Pada saat terjadi benturan, lima orang nelayan itu terpelanting ke laut. Sukendar saat itu melihat hanya ada tiga temannya yang berenang. Sedangkan seorang lagi, yakni Takijan, tidak kelihatan entah ke mana, mungkin langsung tenggelam.

Mencoba Berenang

Menurut Sukendar, waktu itu dia melihat Danari mencoba berenang walaupun lemah. Dia lalu menolongnya dengan cara dirangkul dan dibawa berenang mendekati sebongkah kayu pecahan dari badan perahu. Namun, sesampai di sana Danari menghembuskan nafas terakhir.

Dalam suasana kegelapan malam dan angin bertiup dingin, Sukendar dengan menggapit Danari yang sudah meninggal, Khamit dan Rochim mencoba berenang menaiki bongkahan kayu. Untungnya tidak lama kemudian datang sebuah perahu nelayan dan mereka ditolong lalu dibawa ke Pemalang. (sf-74)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Liputan Pemilu | Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA