| Senin, 12 Juli 2004 | OLAHRAGA |
Beckenbauer Pulang Tangan HampaBERLIN- Franz Beckenbauer, Ketua Komisi Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) yang ditugasi mencari pelatih pengganti Rudi Voeller, Sabtu (10/7) harus pulang tangan hampa dari Yunani, karena kandidat arsitek Jerman yang dijagokannya, Otto Rehhagel menolak peluang untuk kembali ke kampung halaman. "Saya sudah berbicara panjang lebar dengan Rehhgagel dan sayangnya dia menolak," kata Beckenbauer. Menurut mantan kapten tim nasional Jerman itu, Rehhagel sudah tiga tahun membangun tim yang tadinya tidak ada apa-apanya tetapi kini berhasil menjuarai Euro 2004. ''Dia mengatakan tidak mungkin meninggalkan tim yang dengan susah payah dibangunnya itu." Suratkabar berpengaruh Bild melaporkan Sabtu (10/7), DFB menawarkan kontrak dengan bayaran 2,5 juta euro per tahun kepada Rehhagel -bayaran terbesar dalam sejarah DFB. DFB berusaha keras mencari pengganti Voeller, yang mundur selaku pelatih nasional menyusul tersingkirnya Jerman dari penyisihan grup Euro 2004. Pelatih Bayern Munich, Ottmar Hitzfeld yang semula berminat atas jabatan itu dan merupakan calon favorit, sudah lebih dulu menolak. Christoph Daum juga mengembalikan proposal penawaran dari DFB. Media massa Jerman sudah mengimbau Otto Rehhagel - yang dijuluki King Otto karena kesuksesannya- agar pulang untuk menyelamatkan tim nasional mereka yang sedang terpuruk. Tetapi Federasi Sepak Bola Yunani (EPO) sudah menandaskan bahwa pelatih berusia 65 tahun itu akan tetap memegang jabatannya sesuai kontrak. Menteri Dalam Negeri Jerman, Otto Schily berpendapat lebih moderat dengan mengatakan Jerman harus bersikap lebih maju dan mempertimbangkan memberikan peran itu kepada pelatih asing, seraya menyebut Rehhagel adalah contoh dari keberhasilan. "Jika orang Jerman bisa meraih kemenangan bersama Yunani, maka demikian pula dengan orang Inggris, Prancis atau Belanda untuk melatih Jerman. Tidak perlu dengan pelatih dari negeri sendiri," kata Schily kepada Bild. (ant,rtr,F3-77) |