| Senin, 12 Juli 2004 | OLAHRAGA |
Meksiko Hambat Laju ArgentinaLIMA- Para pemain Meksiko tampil mengesankan dan berhasil menahan laju tim favorit Argentina, ketika mereka berhasil menang 1-0 pada pertandingan babak penyisihan Grup B di Chiclayo, Peru, Minggu (11/7). Gol tunggal Meksiko dicetak oleh Ramon Morales melalui tendangan bebas yang sangat cerdik. Argentina, yang baru saja meraih kemenangan besar 6-1 atas Ekuador di pertandingan pertama dua hari lalu, di luar dugaan bermain canggung. Ini merupakan kemenangan pertama Meksiko atas Argentina dalam 14 tahun terakhir. Gol kemenangan Meksiko tercipta pada menit ke-9 melalui tendangan bebas Morales, setelah pemain belakang Argentina Luis Gonzalez melakukan tackling keras terhadap striker Jesus Arellano. Wasit Marcio Rezende memberikan hukuman itu. Tendangan Morales yang melengkung mengarah tepat ke pojok kanan atas gawang, dan gagal diantisipasi kiper Roberto Abbondanzieri. Pada babak kedua, skuad asuhan Carlos Alberto Parreira langsung menggebrak pertahanan Meksiko. Namun nasib Argentina memang kurang beruntung. Beberapa peluang gagal diselesaikan dengan baik. Lebih payah lagi, dua kali handsball yang dilakukan pemain belakang Meksiko di kotak penalti, tidak mendapat hukuman dari wasit. Hingga pertandingan berakhir, kedudukan tetap 1-0 untuk kemenangan Meksiko. Ekuador Tersingkir Dalam pertandingan sebelumnya di tempat sama, Uruguay yang menurunkan komposisi pemain terbaiknya di Copa Amerika memaksa Ekuador pulang lebih awal setelah sebuah kemenangan 2-1, Minggu (11/7). Dengan kekalahan tersebut, Ekuador sudah pasti gagal ke perempat final. Kemenangan Uruguay atas Ekuador merupakan kemenangan pertama yang diraih pelatih Jorge Fossati dari tujuh pertandingan. Terakhir kali Uruguay meraih kemenangan atas Cile di kualifikasi Piala Dunia bulan November lalu. Babak pertama, baik Uruguay maupun Ekuador sama-sama tidak berhasil menciptakan gol. Mereka cenderung bermain defensif. Namun memasuki babak kedua, tempo permainan berubah menjadi lebih cepat. Uruguay akhirnya membuka keunggulan pada menit ke-61 melalui Diego Forlan. Striker Manchester United itu menggiring bola dari tengah lapangan, dan melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti. Namun keunggulan Uruguay tidak bertahan lama. Menit ke-73, pemain pengganti Ekuador, Franklin Salas berhasil membobol gawang Uruguay. Umpan dari Ulises de la Cruz diselesaikan dengan baik oleh Salas dengan tendangan rendahnya, dan tidak terantisipasi penjaga gawang Luis Barbat. Sayang, 11 menit menjelang akhir pertandingan Ekuador tak mampu mempertahankan hasil imbang itu, ketika Carlos Bueno menjadi penentu kemenangan Uruguay. Dengan memanfaatkan bola liar di depan gawang, Bueno mengecoh kiper Giovanny Ibarra. (ant,rtr,F3-77) |