logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 12 Juli 2004 OLAHRAGA
Line

PSSI Bertolak ke Hong Kong

JAKARTA- Timnas senior Indonesia yang dipersiapkan menghadapi putaran final Piala Asia 2004 di Beijing, 17 Juli - 7 Agustus mendatang, siang kemarin sudah berada di Hongkong guna melakukan tanding persahabatan dengan Kitchee, klub peringkat dua Liga Hongkong. Ujicoba dengan klubnya Rochy Puttirai ini dijadwalkan berlangsung Selasa (12/7) malam di Stadion Nasional Hongkong.

Ketua Umum PSSI Nurdin Halid mengharapkan timnas senior bisa memperoleh kemenangan dari Kitchee untuk meningkatkan moral dan motivasi para pemain dalam menghadapi persaingan sesungguhnya di putaran-final Piala Asia mendatang.

Menurut Nurdin, hasil ujicoba yang buruk dari timnas saat menghadapi tim-tim lokal, tidak bisa dijadikan ukuran akan kinerja timnas yang belum memadai. ''Saya sudah tanya langsung kepada Kolev, dan dia mengatakan bahwa ujicoba itu hanya untuk melihat kesiapan pemain, bukan tim,'' kata Nurdin ketika ditemui wartawan saat membuka Kompetisi Divisi II PSSI di Stadion Persikabo, Cibinong, Sabtu lalu.

Nurdin juga mengatakan, dia cukup yakin Indonesia bisa melangkah ke putaran kedua Piala Asia tersebut. Kuncinya, Indonesia harus bisa mengalahkan Qatar dan Bahrain. ''Dari evaluasi yang dilakukan, tim Qatar dan Bahrain bukannya tak bisa dikalahkan,'' katanya.

Namun demikian, dia menegaskan kembali bahwa seandainya Indonesia gagal mencapai target ke putaran kedua, maka otomatis pelatih kepala Ivan Venkov Kolev akan diganti. Masa tugas pelatih asal Bulgaria itu memang akan habis seusai membawa timnya ke Piala Asia. Akan tetapi, ada kemungkinan kontrak Kolev akan diperpanjang seandainya sukses mengantar timnya lolos ke putaran kedua. Jika gagal, tugas Kolev akan digantikan oleh Peter Withe.

Di putaran-final Piala Asia 2004 ini timnas Indonesia bergabung di Grup A bersama tuan rumah Cina, Qatar dan Bahrain. Indonesia baru turun di hari kedua pada 18 Juli dengan menghadapi Qatar, kemudian melawan Bahrain 21 Juli, dan terakhir berjibaku dengan tim tuan rumah pada 25 Juli.

Sementara timnas baru akan memainkan ujicoba internasionalnya melawan Kitchee pada Selasa besok, tim-tim peserta Piala Asia lainnya sudah berulangkali melakukan ujicoba, termasuk Cina, Tim tuan rumah yang difavoritkan menjuarai Piala Asia ini, bersama Korsel, Jepang, dan Arav Saudi, kemarin bermain imbang 2-2 dengan salah satu tim peserta Piala Asia lainnya, Uni Emirat Arab (UEA).

Pada ujicoba yang dilangsungkan di Hohhot, salah satu kota di Mongolia, kedua gol tim Cina dicetak oleh Zheng Zhui. Dua gol balasan Zheng Zhi sekaligus mempertahankan rekor 14 kali tak terkalahkan Cina dari pertandingan internasionalnya. UEA lebih dulu memimpin dari dua gol Salem Khamis dan Ismail Matar. Dalam ujicoba sebelumnya Cina menggunduli Lebanon 6-0.

Di Hiroshima, tim Jepang tampil menawan untuk mencatat kemenangan 3-1 atas Slowakia, Sabtu (10/7), dalam pertandingan segitiga internasional yang juga diikuti oleh Serbia-Montenegro. Kemenangan atas Slowakia yang pernah diperhitungkan dalam peta persaingan Eropa itu sekaligus menjadi peringatan bagi tim-tim peserta Piala Asia lainnya, bahwa Jepang sangat siap untuk mempertahankan gelarnya di Beijing. (wgm-57)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Liputan Pemilu | Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA