logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 12 Juli 2004 SEMARANG
Line

Dikeluhkan, Maraknya Wartawan "Bodrek"

  • Sering Minta Uang Transpor

UNGARAN-Sejumlah pejabat di Kabupaten Semarang, akhir-akhir ini mengeluh lantaran kerap kali didatangi orang yang mengaku wartawan. Mereka berjumlah tiga-empat orang. Setiap kali datang, mereka sering minta uang transpor untuk ke Jakarta.

"Dalam satu bulan ini saya sudah didatangi empat kali. Mereka pura-pura wawancara, tetapi ujung-ujungnya minta uang," kata seorang kepala dinas yang tidak mau disebut namanya, kemarin.

Menurut informasi, dalam beroperasi para wartawan bodrek itu pura-pura akan wawancara karena ada kasus yang berkaitan dengan instansi bersangkutan. Meskipun para stafnya mengatakan kepala dinas tidak ada, mereka tetap ngeyel ingin menemuinya.

Bahkan ada yang menunggu mulai pukul 11.00 hingga pukul 16.00 atau selesai jam kerja.

"Saya terpaksa pulang lewat pintu belakang, karena masih ditunggu wartawan bodrek," kata kepala dinas lainya.

Kembali Datang

Anehnya, pagi harinya sekitar jam 08.00, gerombolan wartawan bodrek itu kembali mendatangi kantor bersangkutan. Bahkan kali ini dalam jumlah cukup banyak.

"Karena nggak tahan, saya minta satpam mengusir mereka, tetapi justru marah-marah. Daripada ribut, saya kasih uang Rp 100.000, setelah itu mereka pergi," ujarnya.

Keluhan serupa juga dilontarkan salah seorang kepala kantor di lingkungan Pemkab Semarang.

Dia mengaku beberapa bulan lalu kantornya selalu disambangi bodrek. Mereka berpura-pura akan wawancara karena ada tugas dari redaksi di Jakarta.

"Setelah saya tanya materi wawancara, mereka malah kebingungan. Akhirnya, mereka hanya meminta uang transpor, tetapi saya tolak. Sejak itu, mereka nggak pernah datang lagi," tuturnya.

Kabag Humas Pemkab Semarang Drs Daryanto mengingatkan jika didatangai oknum - oknum yang mengaku wartawan, agar berkoordinasi dengan Humas atau Forum Komunikasi Wartawan, sebagai wadah resmi para wartawan setempat. (D14-91)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Liputan Pemilu | Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA