logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 12 Juli 2004 SEMARANG
Line

Jalan Sudirman Akan Dibuat Searah

  • Atasi Kesemrawutan dan Kemacetan

SALATIGA- Jalan Jenderal Sudirman Kota Salatiga, akan dibuat searah. Untuk menerapkan sistem tersebut, saat ini Dinas Transportasi dan Perparkiran, sedang mengkaji beberapa ruas jalan yang ada.

"Hal itu kami lakukan untuk menghindari kesemrawutan dan kemacetan yang sering terjadi di sejumlah ruas jalan yang ada. Sebagai contoh kesemrawutan di Jalan Jenderal Sudirman tersebut," tutur Kepala Dinas Transportasi Salatiga Drs Agus Rudyanto, Sabtu lalu (10/7).

Dia mengatakan hal itu di sela - sela penataan angkutan kota di sekitar bundaran air muncrat Tamansari. Penataan dilakukan oleh Dinas Transportasi yang bekerja sama dengan Satlantas Polres Salatiga.

Saat ini, kata dia, ruas jalan yang ada di Kota Salatiga terutama yang ada di pusat kota sangat terbatas, sedangkan jumlah kendaraan umum sudah semakin banyak. Akibatnya masyarakat sering mengeluhkan terjadinya kesemrawutan arus lalu lintas.

"Sistem jalan searah diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif pemecahan kesemrawutan. Namun, sebelum menerapkannya, Dinas Transportasi sedang mengkajinya," jelas dia.

Ditertibkan

Di tempat yang sama, Kasat Lantas Polres Salatiga AKP Restiana Pasaribu mengatakan, jajarannya telah berupaya menertibkan para penggunan jalan, termasuk sopir angkota.

Sebenarnya, dia berharap kesadaran para pengguna jalan untuk mematuhi aturan lalu lintas yang sudah ditetapkan. Restiana mengakui jumlah personel Polantas terbatas, sehingga bila tidak ada polisi, masyarakat tetap harus mematuhi aturan.

"Jangan ketika ada polisi saja masyarakat terlihat mematuhi aturan lalu lintas," jelas dia.

Pada kegiatan penataan angkota di sekitar bundaran air muncrat Tamansari itu, angkota tidak diperbolehkan lagi berhenti di tengah persimpangan jalan. Jalan itu selama ini sering menjadi terminal bayangan.

Mereka harus berhenti dan menata kendaraan yang rapi pada lokasi dan jalur yang telah disediakan di pinggir jalan.

Kepada para pelanggar lalu lintas, kata dia, Satlantas siap menindak tegas mereka.

"Sebenarnya, kita telah lama menyosialisasikan secara persuasif kepada sopir maupun pemilik angkutan umum untuk mematuhi rambu lalu lintas. Diharapkan tidak ada lagi angkota yang ngetem di daerah larangan," tegas Restiana. (H2-91)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Liputan Pemilu | Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA