| Senin, 12 Juli 2004 | SEMARANG |
Tiga Bahasa di PG Pelita CeriaSEMARANG-Boleh jadi inilah yang membedakan Play Group Pelita Ceria dari lembaga pendidikan anak dini usia lain. Di lembaga ini, anak-anak balita belajar dan bermain dengan tiga bahasa sekaligus. "Ketiga bahasa itu adalah Indonesia, Inggris, dan Mandarin," kata Lily Chelfia SE Akt, kepala play group itu saat launching lembaga pendidikan di Jl Imam Bonjol 179 Semarang itu, Minggu (11/7). Acara tersebut untuk menyongsong tahun pelajaran 2004/2005 yang dimulai 19 Juli 2004. Menurut Lily, Pelita Ceria berusaha memberikan fasilitas berkualitas kepada anak didik. ''Ini kami tempuh agar para peserta didik bisa mengikuti perkembangan zaman, meski mereka masih balita. Dengan begitu, anak akan tertempa sesuai dengan situasi dan kondisi lingkungannya sejak dini.'' Merujuk pada konsep itulah, kelompok bermain yang menempati bangunan mewah tersebut menyediakan fasilitas yang lengkap dan berkualitas, bahkan mengalahkan fasilitas yang dimiliki SD - SMA. Tak cuma itu, pendidik yang dilibatkan dalam semua kegiatannya pun diambil dari profesional yang berkompetensi di bidangnya. "Guru yang mengajar di sini serendah-rendahnya sarjana," kata Lily seraya menyebutkan beberapa pengajar yang direkrutnya. Dia juga mengatakan, fasilitas yang disediakan itu semata-mata untuk memberikan kenyamanan kepada anak serta mempermudah mereka menerima materi yang diberikan. Fasilitas yang diberikan itu antara lain ruang ber-AC, komputer, laboratorium bahasa Indonesia, Inggris, dan Mandarin serta alat peraga, mulai dari kertas hingga benda-benda mainan. Selain itu, praktik ke luar, yakni jalan-jalan ke mal untuk mengenal lingkungan masyarakat. Dia juga mengatakan, karena para peserta didik masih sangat belia, kegiatan dilakukan tidak penuh seminggu berturut-turut, tapi tiga kali seminggu. ''Agenda kegiatan ini saya kira sangat efektif bagi pendidikan anak balita di Indonesia,'' katanya. (C29-89) |