logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 12 Juli 2004 SEMARANG
Line

Mahasiswa ''Diculik'', Harta Dirampas

SEMARANG TENGAH- Aksi kejahatan dengan modus mencari-cari kesalahan korbannya kembali terulang. Kali ini menimpa Acti Evan Anthadona (25) mahasiswa sebuah perguruan tinggi di Semarang yang tinggal di Jl Dewi Sartika IV, Sukorejo, Gunungpati. Pemuda itu ''diculik'' dan barang-barang miliknya diminta paksa oleh pelaku.

Peristiwa yang terjadi Jumat (9/7) petang di Mal Ciputra itu sudah dilaporkan ke Polwiltabes. Hingga kini pelaku belum teridentifikasi.

Saat itu, selain menjemput paksa Hendarto (23), mahasiswa sebuah PTS, kawanan penjahat juga menganiaya korban hingga luka-luka.

Acti menceritakan, musibah yang dialaminya bermula ketika dia sedang jalan-jalan seorang diri di mal, sekitar pukul 16.00. Tiba-tiba, dia didekati tiga orang yang tidak dikenalnya. Tanpa berbasa-basi, salah seorang di antara mereka langsung menuduh korban telah melakukan penganiayaan terhadap anak majikannya. ''Dia bilang wajah saya mirip orang yang menganiaya anak bosnya,'' ujar Acti saat melapor ke Polwiltabes.

Korban akhirnya menurut. Dia mengaku merasa takut lantaran ketiga pelaku berbadan tinggi besar dan berwajah garang. Acti lantas diajak berjalan kaki hingga sampai di kawasan Kampung Kali. Di tempat yang sepi, dia dipaksa menyerahkan ponsel serta dompet berisi uang ratusan ribu rupiah dan selembar fotonya. ''Dompet dan handphone saya katanya buat jaminan,'' lanjut Acti.

Bersamaan dengan itu muncul sebuah mobil Toyota Kijang. Ketiga pelaku masuk ke mobil yang tampaknya sudah disiapkan salah seorang anggota komplotan. (G3-73)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Liputan Pemilu | Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA