| Senin, 12 Juli 2004 | SEMARANG |
Dibekuk, Pembobol Mobil di MakroGAYAMSARI- Keberuntungan tampaknya masih berpihak pada Hartadi (45), pelatih tim renang PON XVI Jateng. Meski pintu Chevrolet Trooper H-7694-QA miliknya dijebol maling di pelataran parkir Makro Jalan Brigjen Sudiarto, Minggu (11/7), dia hanya kehilangan uang recehan. Selain mobil milik Hartadi, sebuah mobil Suzuki Carry H-8690-B milik Miyarso Kurniawan (38), warga Jalan Watu Wilah III, Ngaliyan juga menjadi sasaran pencurian tersangka. Kejadian itu saat keduanya sedang berbelanja sekitar pukul 11.00. Adapun posisi parkir kedua mobil itu, sebenarnya agak berjauhan. Berkat kesigapan petugas satuan pengamanan toko grosir itu, sang pelaku, Abdul Manan (34), mengaku warga Desa Ponawareng RT 6 RW 1, Simpangtulis, Batang, tertangkap. Penangkapan yang terjadi di Jl Kimar I tepat di depan rumah Ketua DPRD Jateng Mardijo, setelah dikejar sejauh lebih dari 1 km. Tersangka kemudian diserahkan ke aparat Polsek Sidodadi. Peristiwa itu bermula ketika Hartadi hendak pulang dari belanja sekitar pukul 13.00. Dia melihat kondisi pintu mobilnya sudah dalam keadaan terbuka. Sebuah dompet berisi STNK dan uang recehan sudah raib dari dalam mobil. Namun, tape mobil miliknya nyaris terlepas. ''Saat itu saya mendengar teriakan maling dari seseorang pemilik mobil lainnya, (Miyarso-Red) dari kejauhan. Anehnya, alarm mobil saya tidak berbunyi,'' tuturnya. Saat itu, Miyarso masih bersitegang dan sempat memegang tangan tersangka. Namun, tersangka mungkir dan langsung kabur melalui pintu masuk parkir di sebelah timur. Pada saat bersamaan, Hartadi mengadukan permasalahan itu kepada seorang Satpam Makro, Sugeng Kusriyanto (32). Mengadang Satpam Sugeng berusaha mengadang tersangka yang hendak kabur melewati pos masuk parkir. Namun upayanya gagal, karena saat itu dia sedang konsentrasi melayani pengunjung yang hendak masuk parkir. Dia kemudian memberitahukan kasus itu kepada sejawatnya, Catur Priyono (32). Catur langsung melakukan pengejaran ke arah Jalan Gempalsari. Tersangka berusaha menghilangkan jejak dengan masuk ke Jl Kimar III. Dengan mengendarai motor, akhirnya Catur menangkap tersangka di Jl Kimar I di depan rumah Ketua DPRD Jateng Mardijo. ''Semula tersangka mungkir, tetapi di hadapan petugas dia mengakui perbuatannya,'' kata Catur. Tersangka mengaku terpaksa melakukan hal itu, karena tidak mempunyai pekerjaan. Laki-laki yang mengaku berasal dari Jambi itu menjebol pintu mobil para korban dengan berbekal sebatang balpoin. ''Semula saya tidak kerepotan saat membuka pintu mobil yang pertama (Chevrolet Trooper-Red). Namun, ketika beraksi di mobil Carry, saya mulai kesulitan. Saya bisa masuk mobil setelah membuka kaca pintu tengah, lalu menarik kunci,'' paparnya. (G5-84k) |