logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 12 Juli 2004 KEDU & DIY
Line

Pembangunan Cenderung Berfokus ke Fisik

BOROBUDUR - Kabupaten dan kota perlu menyediakan data yang lengkap sebagai konsekuensi dari pelaksanaan otonomi daerah, transparansi, globalisasi, dan hubungan dengan lembaga internasional.

''Sekarang bukan lagi zamannya dinas/instansi di daerah kerja sendiri-sendiri,'' kata Drs Joni Anwar MSc, Kepala Biro Sub-Direktorat Statistik Lingkungan Hidup Biro Pusat Statistik Pusat, kemarin.

Pembangunan daerah memerlukan kebersamaan yang konkret dan terukur untuk mencapai visi dan misi daerah yang telah disepakati. Setiap pihak harus mau duduk bersama, saling mengkritik, dan konsisten terhadap komitmen bersama untuk mendapatkan data yang serius dan valid.

Dalam pembukaan Seminar Penyusunan Profil Kabupaten Magelang di Hotel Pondok Tingal, Borobudur, Bupati Magelang Ir Singgih Sanyoto mengatakan, pembangunan di daerah itu cenderung terfokus pada pembangunan fisik semata.

Padahal tantangan ke depan cenderung dihadapkan pada pembangunan yang terfokus untuk kesejahteraan rakyat dalam membentuk manusia yang berkualitas.

''Untuk itu, perencanaannya sangat membutuhkan data yang akurat agar sesuai dengan target dan sasaran yang tepat,'' katanya.

Dia mengatakan, saat ini ketersediaan data di berbagai dinas atau instansi terkait di lingkungan Pemkab Magelang masih perlu penyempurnaan dan kesamaan persepsi.

Sementara itu data yang terdapat di BPS dinilainya masih banyak yang bersifat makro. Upaya memperoleh data mikro memerlukan sensus dan survei. Untuk itu, mendapatkan data akurat hendaknya dilakukan dengan menggali dan mengasah SDM yang ada di daerah.

Kepala Kantor BPS Kabupaten Magelang Ir Bariyus Rasul mengungkapkan, jumlah penduduk di Kabupaten Magelang pada 2003 adalah 1.147.117 jiwa. Kepadatan penduduk itu tertinggi di Kecamatan Muntilan 2.511 jiwa/km dan terendah di Kajoran 631 jiwa/km.

Jumlah penganggur 110.543 orang, sedangkan jumlah keluarga miskin mencapai 68.474 atau 23,23 % dari jumlah keluarga yang ada, yakni 294.787 keluarga.

Seminar itu dihadiri Kepala BPS Jateng Suhandoyo MSc dan utusan dari Kantor BPS Wonosobo, Kebumen, dan Temanggung. (pr-76n)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Liputan Pemilu | Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA