logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 12 Juli 2004 KEDU & DIY
Line

Nelayan Temukan Kura-kura Raksasa

  • Berat 3 Kuintal, Panjang 1,5 Meter

KEBUMEN - Dua nelayan di Pantai Karanggadung Kecamatan Petanahan, Kebumen, menemukan kura-kura laut (dermochelys coriacea) berukuran cukup besar. Panjang kura-kura itu 1,5 meter, dan beratnya sekitar 3 kuintal.

Kura-kura berwarna hitam itu saat ini diamankan di kolam rumah Kol (Purn) Zafar Abidin SE MSi yang kebetulan terletak tak jauh dari kantor pengelola objek wisata Pantai Petanahan.

Namun, kondisinya memprihatinkan dan kurang terawat. Di sekujur kulitnya lecet-lecet dan kolam itu terlalu kecil, sehingga tidak memenuhi syarat karena airnya keruh.

Untuk sementara ini oleh Bero (45), warga yang menjaga vila itu, kura-kura hanya diberi makan seadanya dari ikan laut ataupun telur ayam.

Sejak kabar penemuan kura-kura sebesar meja itu tersebar, warga berduyun-duyun melihat ke lokasi.

Bahkan siang kemarin sekitar pukul 11.00 Bupati Kebumen Dra Hj Rustriningsih MSi menyempatkan melihat dari dekat dan menyarankan kepada Kasi Bina Program Diparta Drs Heri Setyanto agar merawat binatang laut tersebut.

Diangkut 8 Orang

Menurut Bero, kali pertama kura-kura laut itu ditemukan Gofur (37) dan anaknya, Saring (14), pada Kamis malam lalu. Ketika itu, ayah dan anak nelayan ini bermaksud menjaring ikan di pantai sekitar pukul 23.00.

Ketika berjalan ke arah pantai, dia terperangah menjumpai binatang laut hitam tengah mengendus pasir laut.

Gofur semula terkejut dan berusaha memperhatikan binatang itu. Setelah didekati, dia yakin binatang itu jenis kura-kura. Kemudian dia mengejarnya.

Binatang itu sempat lari ke arah laut, namun bisa ditangkap Gofur dan kemudian dibalikkan dengan posisi kaki di atas, sehingga tidak bisa lari. Malam itu juga dia memberi tahu warga dan berusaha mengangkat ramai-ramai ke rumah.

''Saat dibawa ke sini, ada delapan orang yang ikut mengangkatnya ,'' jelas Bero. Hanya semalam kura-kura itu dipelihara Gofur, lalu diserahkan ke petugas pariwisata Pantai Petanahan dan kini dititipkan di rumah Zafar Abidin.

Kasi Bina Program Subdinas Pariwisata Drs Heri Setyanto kemarin menuturkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan LIPI Bogor dan melaporkan penemuan kura-kura laut tersebut.

Berdasar keterangan sementara petugas LIPI Bogor, binatang laut itu dilindungi dan termasuk binatang langka.

Selama dipelihara di rumah Zafar, warga yang datang melihat bebas memegangi.

Di pintu masuk itu oleh warga dipasang kotak kecil dan bagi warga yang melihat diminta mengisi kas Rp 1.000 guna membeli bahan makanan kura-kura tersebut.(B3-76k)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Liputan Pemilu | Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA