| Jumat, 02 Juli 2004 | SEMARANG |
Amien-Siswono Targetkan 100 Suara/TPSDEMAK- Tim sukses pasangan capres-cawapres Amien-Siswono menargetkan 100 suara/TPS pada pemilu presiden 5 Juli mendatang di seluruh Kabupaten Demak. Hal itu ditegaskan Koordinator Daerah Tim Kampanye Amien-Siswono, Ilham Priyanto BE, kemarin. "Tiap TPS di Demak kami targetkan mendapat 100 suara. Angka itu harus diamankan. Untuk itu kami sudah membentuk relawan," katanya. Ilham Priyanto mengakui pada pemilu legislatif lalu, perolehan suara PAN di Demak memang tidak banyak, hanya meraih satu kursi. Namun, dalam perkembangan politik, tidak tertutup kemungkinan kader parpol di luar PAN akan memilih Amien-Siswono. Sementara itu Rabu (30/6), DPD PAN melakukan aksi pengobatan gratis terhadap 300 pasien dari keluarga tidak mampu di Desa Banjarsari, Kecamatan Gajah dan Desa Balerejo, Kecamatan Dempet. Relawan Dari Salatiga dilaporkan Panwas masih menunggu keputusan Pemkot untuk merekrut relawan sebagai pengawas di semua TPS yang ada. Jika di Salatiga terdapat 496 TPS di 4 kecamatan, idealnya setiap TPS terdapat 1 orang pengawas. Menurut anggota Panwas Pemilu AKP Haryanto, Kamis (1/7), pada pemilu legislatif lalu telah dikerahkan sekitar 200 relawan sebagai pengawas. "Dengan jumlah itu, setiap relawan bisa mengawasi dua buah TPS," ungkapnya. Haryanto mengemukakan, kepastian perekrutan relawan masih menunggu keputusan dari Pemkot. Sebab, hal itu berkait dengan dana untuk membayar honor para relawan. "Setahu saya Jumat ini Pemkot akan memberikan kepastiannya," jelasnya. Di tempat terpisah, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Salatiga telah memberikan batas waktu kepada semua tim kampanye presiden hingga Jumat, pukul 00.00, untuk membersihkan semua atribut kampanye. "Bila sampai Jumat pukul 08.30 tim kampanye tidak juga melaksanakannya, KPU dan Panwas Kota Salatiga akan berkoordinasi dengan Satpol PP untuk membersihkannya," tutur anggota KPU Drs Fauzi Arkhan MAg didampingi Ketua Sekretariat KPU Drs Sulistya. Rp 229 Juta Sementara itu, tuntutan Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kabupaten Kendal dan permohonan KPU setempat untuk meminta tambahan dana untuk biaya operasional lapangan para anggota PPK, mendapat respon dari Pemkab. Melalui sebuah pertemuan antara eksekutif dan KPU, kemarin (30/6) Pemkab menggulirkan dana tambahan Rp 100 ribu/ tempat pemilihan suara (TPS). Pertemuan itu dihadiri Ass I Sekda Drs Enny Widaryanti dan Kepala Kantor Kesbanglinmas Drs Soepardjan dengN Ketua KPU Drs Kami Hartono dan anggotanya, Joko J Prihatmoko. "Pemkab merealisasikan penyaluran dana tambahan guna kebutuhan operasional pelaksanaan pilpres secara total sebesar Rp 229.400.000. Jumlah TPS di Kabupaten Kendal sebanyak 2294 buah, sehingga masing-masing TPS memperoleh tambahan dana Rp 100 ribu," kata Joko J Prihatmoko, kemarin. Ketua PPK se Kabupaten Kendal, Selasa (29/6) sepakat untuk sementara waktu tak menerima bantuan dana guna kebutuhan pilpres dari Gubernur yang dianggarkan Rp 5 juta per PPK. Penolakan tersebut dilakukan hingga muncul keputusan KPU Kendal, untuk memberikan tambahan dana operasional lapangan sebesar Rp 7.000/TPS. (F2,H2,G15-84,73k) |