logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 02 Juli 2004 SEMARANG
Line

Seru, Perebutan Ketua DPRD

  • Kandidat Bentuk Tim Sukses

UNGARAN-Meskipun masa jabatan anggota DPRD hasil Pemilu 1999 belum berakhir dan DPRD hasil Pemilu 2004 juga belum dilantik, pembicaraan perebutan kursi Ketua DPRD Kabupaten Semarang semakin ramai. Bahkan kabarnya sejumlah kandidat kini telah membentuk tim sukses untuk membidik jabatan itu.

Sumber di DPRD Kabupaten Semarang menyebutkan ada tiga kandidat ketua Dewan berasal dari PDI-P, yakni M Wijananto (Ketua Komisi C DPRD saat ini-Red), Sekretaris DPC Bambang Kribo dan anggota FPDI-P Siswantoro. Konon mereka kini tengah berebut pengaruh ke anggota Dewan yang lain agar bisa menempati posisi ketua Dewan.

Namun, dari DPC PDI-P hingga kini belum memunculkan nama untuk dicalonkan menjadi ketua Dewan. DPC masih menunggu saat yang tepat. "Kalau PDI-P tidak kompak, bisa jadi jabatan ketua Dewan akan lepas. Mestinya jatah kursi ada di PDI-P sebab partai itu meraih 12 kursi di DPRD dan menjadi pemenang Pemilu 2004," katanya.

Dia menambahkan, jika PDI-P tidak melakukan persiapan sejak dini, yakni tidak segera menentukan salah satu kadernya untuk dipromosikan menjadi ketua Dewan, akan ketinggalan langkah. Sebab, saat ini partai-partai lain sudah melakukan penggalangan untuk menganjal PDI-P dalam pemilihan ketua Dewan.

Kelompok lain itu konon akan memunculkan dua nama, yakni Ketua DPD II Partai Golkar Sarjono dan Ir Basari dari PKB. Hanya, nama Basari lebih bisa diterima oleh kelompok itu.

Posisi Basari semakin kuat mengingat DPC PKB telah menetapan dia untuk maju dalam perebutan kursi ketua Dewan. Bahkan sejumlah kalangan menilai figur Basari lebih tepat untuk posisi itu jika dibandingkan dengan Sarjono. "Kalangan eksekutif juga telah memberikan respons terhadap Basari," katanya.

Strategi

Ketua DPC PDI-P Ir Kecuk Ariprabono mengatakan, saat ini pihaknya masih berkonsentrasi pada pilpres. Karena itu, hingga kini belum membicarakan soal jabatan ketua DPRD. "Perintah DPP, saat ini DPC diminta lebih berkonsentrasi pada pelaksanaan pilpres untuk memenangkan duet Mega-Hasyim. Jadi, kami belum membicarakan jabatan itu," jelasnya.

Mengenai tiga nama yang sering disebut-sebut sebagai kandidat calon ketua Dewan dari PDI-P, Kecuk mengatakan kemunculan nama itu masih prematur. Sebab, intern partainya belum membicarakan hal itu. "Silakan orang luar memunculkan nama," ujarnya.

Dia mengaku selama ini sudah mengetahui gerakan-gerakan lawan politik berkaitan dengan pencalonan ketua Dewan.

Karena itu, jika waktunya telah tiba akan menggunakan strategi khusus untuk menangkal gerakan itu.

"Kami sudah memonitor gerakan mereka. Dan, kami tidak khawatir dengan hal itu," tegasnya.

Mengenai peluang kadernya menduduki kursi ketua Dewan, dia mengaku masih terbuka lebar. Apalagi hingga kini mekanisme dan aturan untuk pemilihan ketua belum ada. Sebab, tatib Dewan periode 2004-2009 juga belum ada.

"Kami memiliki modal 12 kursi di DPRD, jadi cukup lumayan. Tentu saja kami akan melakukan koalisi dengan parpol lain," katanya. (D14-84k)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA