| Jumat, 02 Juli 2004 | BANYUMAS |
PPK Kota Blusukan Sosialisasi Pilpres ke PasarPURBALINGGA- Panitia Pemilu Kecamatan (PPK) Kota dibantu staf sekretariat PPK dan pegawai kecamatan blusukan ke Pasar Induk dan Pasar Mandiri, Kamis (1/7). Mereka menyosialisasikan tata cara pemilihan presiden/wakil presiden kepada para pedagang dan pembeli yang kebetulan berada di pasar. Dengan membawa sejumlah alat peraga, mereka menyampaikan sosialisasi dengan cara paling mudah dipahami. Di Pasar Induk, rombongan mempraktikkan cara pencoblosan di los buah, gerabah, pakaian, dan los sayuran. Para pedagang antusias mendengarkan penjelasan tersebut. ''Saya yakin para pedagang sudah mempunyai pilihan masing-masing. Namun, masih banyak yang belum tahu cara mencoblos yang benar. Sebab, ada yang bilang yang penting coblos presiden dan wakilnya. Padahal seharusnya dipahami bahwa presiden dan wapresnya itu yang berada dalam satu kotak,'' kata Camat Kota Drs Sidik Purwanto. Selain itu, cara membuka lipatan surat suara juga menjadi perhatian pedagang. Pada umumnya pedagang menganggap kalau surat suara itu sudah kelihatan gambar capresnya, tinggal dicoblos. Padahal masih ada satu lipatan lagi yang harus dibuka. Jika tidak dibuka, coblosan gambar capres itu akan tembus sampai ke lipatan tersebut. ''Surat suara menjadi tidak sah kalau ada coblosan lain di luar kotak gambar capres. Karena itu, kuncinya surat suara dibuka semua sampai tidak ada lipatan lagi, baru dicoblos pilihannya. Ini perlu diperhatikan, karena sosialisasi pilpres di TV dan media massa hanya memperlihatkan separo surat suara yang ada gambar capresnya,'' paparnya. Selain di Pasar Induk dan Pasar Mandiri, PPK Kota juga akan melakukan sosialisasi serupa ke Pasar Badog di Kelurahan Bancar, Jumat (2/7). Sabtu dan Minggu sosialisasi keliling untuk mengingatkan kembali masyarakat terhadap hal-hal yang penting dalam pilpres. Sejumlah pamflet juga telah dipasang di tempat-tempat strategis.(F10-85k) |