| Kamis, 01 Juli 2004 | SALA |
OJO LALISosialisasi Pembentukan Bank Data SUKOHARJO- Para kepala kantor, badan, dinas, bagian, dan seluruh camat dan pimpinan perbankan di Kabupaten Sukoharjo, Selasa (29/6) mengikuti sosialisasi pembentukan bank data nasional di Pendapa Graha Satya Praja, kemarin. Bupati Bambang Riyanto SH menegaskan pentingnya sebuah identitas diri. Pasalnya, dari nomor identitas diri tersebut dapat dijadikan sebagai masukan bagi Bank Data Nasional yang berisikan tentang aset pribadi, aset perusahaan, aset daerah dan aset negara. ''Pada gilirannya nanti dapat meningkatkan transparansi, memudahkan pelayanan kepada masyarakat dan meningkatkan penerimaan negara.'' (G10-80) KPU Undang Tim Kampanye BOYOLALI- KPU dan Panwas Boyolali belum lama ini mengundang para ketua tim kampanye dan pimpinan partai politik. Pertemuan yang berlangsung di aula Kantor KPU itu juga dihadiri dinas/jawatan terkait. Menurut Ketua Panwas, Drs Wibowo Musti Samadi SH MH, pertemuan untuk menyamakan persepsi dalam rangka menghadapi pemilihan presiden dan wakil presiden. (shj-80) Desa Rawan Kekeringan Didata BOYOALI- Pemkab Boyolali kini mulai mendata desa-desa di Kecamatan Musuk, Wonosegoro, Kemusu dan Karanggede yang merupakan rawan kekeringan. Melalui pendataan akan mempercepat bantuan air bersih. Menurut Kabag Kesra Drs Mulyono, di Kecamatan Musuk sedikitnya ada 13 desa yang merupakan rawan kekeringan. Desa-desa itu merupakan langganan mendapat bantuan air bersih. (shj-80) PTS Bentuk Forum Komunikasi KARANGANYAR- Para pimpinan perguruan tinggi swasta (PTS) se-Karanganyar, Selasa (29/6) lalu mendeklarasikan pembentukan Forum Komunikasi Perguruan Tinggi. Maksud pembentukan itu, menurut Rektor Unsa Surakarta Prof Dr Brojo Sujono SH MH antara lain untuk mempermudah hubungan kerja sama antara Pemkab dan PT yang ada. Menurut rencana, hari ini Pemkab dan seluruh PT yang tergabung dalam forum itu menandatangani nota kesepahaman.(G8-80) 47 Siswa SMAN 1 Diterima PTN KARANGANYAR- SMA Negeri 1 Karanganyar dinyatakan lulus 100% pada ujian akhir nasional (UAN). Dari 368 siswa yang mengikuti ujian, sebanyak 47 siswa di antaranya diterima di sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN) melalui jalur khusus. Baik melalui ujian masuk universitas (UMU) maupun PMDK yaitu di UGM Yogyakarta (31 siswa), UNS Surakarta (4), Undip Semarang (3), Unbra Malang (4), IPB Bogor (2), dan Unes Semarang (3). Hal ini diungkapkan Kepala SMUN 1 Drs Sumaryanto, kemarin.(G8-80) |