| Kamis, 01 Juli 2004 | NASIONAL |
Polri Perbaiki Citra di Tengah Keterbatasan
SEMARANG- Dengan segala keterbatasan, jajaran Polda Jateng akan berupaya meningkatkan citra di tengah masyarakat. Hal itu bisa terwujud bila seluruh jajaran kepolisian melakukan tugas dengan baik serta mendapat dukungan masyarakat. Hal itu disampaikan Kapolda Irjen I Lebang melalui Kabid Humas Kombes Imam Yadi Suhartono kepada wartawan di sela-sela menyaksikan persiapan HUT Bhayangkara Ke-58 di Akpol Semarang, Rabu (30/6) petang. Terkait dengan acara itu pula, Polda berencana menggelar istighotsah, Kamis (1/7), dan menghibur warga Kota Semarang melalui pergelaran wayang kulit, Sabtu (3/7), pukul 20.00. Selain itu, juga akan diadakan pameran teknologi kepolisian di Gedung Sasana Soemardi, Akpol, Sabtu (3/7) dan Minggu (4/7). Tingkat Kriminalitas Imam Yadi Suhartono mengemukakan, kerja sama antara polisi dan masyarakat ternyata mampu menurunkan tingkat kriminalitas. Karena itu, dia berharap kerja sama di bidang sistem keamanan lingkungan (siskamling) terus dilakukan. "Kesuksesan polisi dalam menjaga keamanan warganya akan terwujud bila mendapat dukungan penuh dari masyarakat. Apalagi pada prinsipnya, polisi merupakan pembimbing teknis terhadap sistem keamanan lingkungan," ungkapnya. Dia menyadari pentingnya sosok polisi yang cakap dalam menjalankan tugas. Karena itu, jajarannya sangat berkepentingan terhadap pembinaan internal untuk mewujudkan polisi yang dicintai masyarakat. "Namun, saya serahkan sepenuhnya soal penilaian itu kepada masyarakat. Yang jelas kami telah berupaya melakukan perbaikan dalam perlindungan terhadap masyarakat," tuturnya. Untuk menciptakan suasana aman, Polda telah menginstruksikan kepada jajarannya untuk menggelar Operasi Pekat Candi 2004. Kegiatan yang dimulai 26 Mei lalu itu mengambil sasaran perjudian, narkoba, minuman keras, pornografi dan pornoaksi, serta razia senjata tajam atau senjata api. Pihaknya tidak segan-segan menindak tegas siapa saja yang melanggar hukum. Mengenai penyelenggaraan HUT Bhayangkara yang secara nasional akan dipusatkan di Kota Semarang, katanya, itu merupakan kebanggaan bagi warga Kota Semarang. Sebab, perayaan itu dibarengkan dengan peresmian sekolah antiteroris yang ditempatkan di Akpol pada 3 Juli nanti. (G5-58j) |