| Kamis, 01 Juli 2004 | NASIONAL |
Massa Dobrak PintuJAKARTA- Debat capres-cawapres, semalam, sempat ricuh. Pasalnya, massa pendukung pasangan Amien Rais-Siswono Yudo Husodo dan Mega-Hasyim yang tidak diizinkan masuk berusaha mendobrak pintu. Terjadi dorong mendorong pintu masuk antara massa dan pasukan pengamanan capres-cawapres. Karena jumlah massa cukup besar, para petugas keamanan kewalahan. Sejumlah pendukung capres-cawapres pun akhirnya bisa memasuki ruangan yang diperuntukkan bagi undangan dan wartawan. Melihat begitu membludaknya massa, pasukan pengamanan capres yang menjaga di panggung debat kandidat pun beringsut menuju pintu masuk. Mereka membantu rekan-rekannya yang berusaha menghalau massa. Akhirnya, pintu masuk bisa tertutup. Namun pendukung kedua pasangan tetap berteriak-teriak minta diizinkan memasuki ruangan. Para pendukung Amien-Siswono dan Mega-Hasyim tersebut ngotot ingin memasuki ruang debat karena pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak menyediakan layar monitor di luar ruangan untuk menyaksikan jalannya debat. Panitia hanya menyediakan dua buah pesawat televisi berukuran 21 inchi. Meski berdesakan, sejumlah undangan yang dikenali petugas akhirnya diperbolehkan masuk. Tampak di antaranya Ketua Tim Sukses Amien-Siswono Bambang Sudibyo. Ketua Umum Partai Buruh Sosial Demokrat (PBSD) yang menjadi pendukung Amien-Siswono, meski bersusah payah, akhirnya juga bisa mengikuti jalannya debat. Di dalam ballroom, para wartawan yang sebenarnya disediakan ruangan khusus dengan layar monitor, tidak sabar dan memilih mendekati panggung yang disiapkan untuk para juru foto dan kamerawan. Akibatnya, suasana dekat panggung debat cukup ramai oleh wartawan. Buntut kekisruhan tersebut, gagang pintu masuk yang terbuat dari kayu sepanjang satu meter terlepas. Pintu detektor logam yang diletakkan di depan pintu masuk rubuh akibat desakan massa. Selain itu, para tamu dan undangan yang sudah berada di dalam juga kesulitan untuk keluar akibat membludaknya massa.(bn,dtc-33) |