logo SUARA MERDEKA
Line
Minggu, 27 Juni 2004 PEMILU 2004
Line

Laks: Tender Belum Dimulai Sudah Curiga

SEMARANG- Sorotan banyak pihak terhadap penjualan tanker Pertamina dan tender Bank Permata yang dinilai tertutup benar-benar membuat Menteri Negara BUMN Laksamana Sukardi gerah. Ia mengeluhkan kecurigaan banyak pihak setiap kali berniat melakukan tender terhadap aset BUMN.

"Belum dimulai tender sudah pada curiga. Nanti kan ada audit. Jangan berperasaan curiga, berbicara untuk umum di koran, akhirnya bangsa ini jadi tidak produktif," ujarnya kepada wartawan usai meninjau lokasi Pameran dan Bakti Sosial Perekonomian Rakyat 2004 Kementerian BUMN di PRPP kemarin.

Berkali-kali ditanya tentang alasan penjualan aset-aset BUMN, Laks bersikukuh melakukan sesuai dengan prosedur dan kebijakan yang jelas. Ia juga mengaku telah memberikan keterangan mengenai hal itu di koran-koran. Penjualan aset BUMN sendiri lebih dikarenakan utang yang diderita beberapa BUMN terlalu besar. "Sekali lagi bukan aset. Jangan salah curiga, seolah-olah penjualan ini nggak bener."

Penjualan tanker Pertamina, menurut dia, sebenarnya tidak perlu dirisaukan. Pasalnya, yang dijual bukan aset, melainkan utang. Ini berarti pihaknya hanya menjual kembali utang yang belum jadi.

Kehadirannya di Bale Merbabu PRPP selain menyerahkan beasiswa kepada 780 siswa SD hingga SMA di Jateng, juga membuka pameran yang diikuti mitra binaan 50 BUMN. Acara yang diikuti 70 UKM di Jawa Tengah dan DIY ini diselenggarakan selama dua hari, Sabtu-Minggu (26-27/6).

Menurut panitia pelaksana yang juga Kepala Perum Angkasapura I Cabang Bandara A Yani Semarang Purnomo, pameran diadakan untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa selama ini BUMN berhasil melakukan pembinaan terhadap mitra binaannya melalui Program Usaha Kecil dan Koperasi (PUKK). (rei,roe-83)


Berita Utama | Bincang - Bincang | Semarang | Karikatur | Olahraga
Liputan Pemilu | Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA