logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 18 Juni 2004 OLAHRAGA
Line

EURO

Fans Inggris Divonis 2 Tahun Penjara

ALGARVE- Di Eropa, sepak bola bisa menyeret orang ke dalam bui. Ini dialami oleh seorang fans Inggris, yang Kamis (17/6) kemarin divonis hukuman penjara selama dua tahun setelah terlibat kerusuhan di Algarve dua hari lalu.

Dalam persidangan di Albufeira Portugal, seorang pria bernama Gary Norman Mann dinyatakan terbukti bersalah karena menjadi provokator dalam kerusuhan pertama di kawasan turis di Algarve, Senin (14/6) malam waktu setempat.

Insiden tersebut mengakibatkan 14 orang ditahan, termasuk 12 fans Inggris, seorang Rusia, dan seorang Portugal. Sedikitnya 16 orang mengalami cedera ringan.

Persidangan yang melibatkan banyak terdakwa itu berjalan sekitar 11 jam. Dalam penjelasannya, Hakim Filipe Marques mengatakan Gary Mann ditangkap dan ditahan karena melempari petugas dengan botol (kaca). Ketika dia lari menghindar, dia malah menghasut orang-orang lain untuk melakukan hal yang sama dan melawan polisi. Ketika vonis dibacakan, Mann langsung berteriak.

"Saya tidak ada di sana. Ini dibuat-buat," katanya. Selain Mann, sebelas fans lain juga dikenai hukuman. Ada yang langsung dideportasi, ada pula yang dicekal ke Portugal selama satu tahun. Sebagian besar mereka berasal dari Inggris. Mann akan menjalani seluruh hukumannya di Inggris.

Jumlah suporter yang bisa terkena hukuman dari otoritas Portugal kemungkinan masih akan bertambah mengingat ada beberapa kasus kerusuhan lain yang belum disidangkan.

Bar Tutup

Untuk mengantisipasi kemungkinan pecahnya kerusuhan lain, jumlah polisi Portugal yang ditempatkan di jalanan akan ditingkatkan. Polisi sudah meminta bar-bar tutup lebih awal untuk menekan kekerasan yang berkaitan dengan suporter.

Polisi paramiliter Garda Nasional (GNR) akan membahas bagaimana memperketat keamanan menyusul kerusuhan dua malam di wilayah turis bagian selatan, kata Letkol Carlos Branco.

"Satu dari rencana kami adalah memiliki pengamanan lebih banyak di lapangan," kata Branco yang mengkoordinir keamanan di Algarve.

Para petugas GNR telah menangkap hampir 50 orang, sebagian besar mereka berasal dari Inggris, dalam kerusuhan dua malam di Albufeira, sebuah kawasan tetirah sekitar 200 km selatan Lisbon. Delapan orang, termasuk seorang petugas polisi, cedera pada Rabu (16/6) pagi. (ant-77)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA