logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 18 Juni 2004 WACANA
Line

SURAT PEMBACA

Jawaban Telkom

Menanggapi Surat Pembaca yang dikirimkan Sdr Dani Taman Mahesa Mukti I/A 387 8 Juni 2004, dijelaskan bahwa sesuai data kami, bulan Mei dan Juni terdapat percakapan ke nomor 08091880880 yang merupakan layanan Japati dan Provider PT Yurim Citra Pratama.

Dari hasil pemeriksaan teknis jaringan, kami tidak menemukan kelainan yang menyebabkan adanya pemakaian pulsa yang tidak sesuai. Demikian juga setelah kami cek silang dengan pihak provider data yang ada pada print out kami sesuai dengan data rekaman yang ada di pihak provider. Kami berkesimpulan bahwa memang benar telah terjadi percakapan dari nomor telepon Bapak ke nomor tujuan.

PT Telkom melaksanakan pemblokiran ke akses Japati bila ada permintaan dari pelanggan (tanpa biaya) yang diajukan melalui pelayanan Telkom terdekat.

Manager Pelayanan Pelanggan Kandatel Semarang

Ihyaudin

***

Selamat Berjuang Guru Bantu

"Selamat berjuang guru bantu", ucapan Wakil Bupati Cilacap Bpk H Thohirin yang mewakili Bupati saat membuka pembentukan pengurus guru bantu se-Kabupaten Cilacap beberapa waktu lalu. "Selamat berjuang guru bantu", kata Kasek SMP Negeri 1 Kedungreja Bapak Arie Murtijo SPd setelah terbentuk pengurus cabang Kedungreja.

Pembentukan pengurus difasilitatori penilik SD Bapak Buyardi yang membuka pembentukan penguus sekaligus wakil Bapak Agus Murtanto MM selaku UPT Dinas P dan K setempat. Menurut ketua pengurus Bapak Sukisno SPd, kini guru bantu mempunyai wadah untuk menampung aspirasi.

Hasil musyawarah, para guru bantu harus segera mengumpulkan foto, fotokopi SK, iuran wajib Rp 1.000/bulan, iuran gotong royong Rp 3.000. Beberapa hal yang diperjuangkan guru bantu antara lain agar diprioritaskan menjadi PNS tanpa tes

Guru bantu agar dapat pensiun, menjadi peserta Askes. Usia tidak dibatasi bagi yang ikut tes CPNS serta yang wiyata bakti di sekolah swasta agar diperbolehkan mengikuti tes CPNS. Setelah 3 tahun, hendaknya masa kerja berikutnya ada kejelasan. Pemda hendaknya mengalokasikan dana untuk subsidi, THR, KJM, gaji ke -13 dan mendapat tunjangan anak/istri/suami.

a.n PGB Cabang Kedungreja

Siti Mariyam Wasito SPd

***

Ingin Bekerja

Saya remaja putri umur 20 tahun baru saja lulus dari sebuah lembaga pendidikan komputer di Semarang. Saya ingin cepat bekerja untuk meringankan beban ekonomi keluarga sebab saya sulung dari empat bersaudara. Ayah sudah meninggal 7 tahun lalu. Kepada pembaca yang memerlukan keterampilan saya, mohon hubungi ( 0293 ) 711248.

Winarsih

Wiyono Rt 1/Rw 2 Grabag, Magelang

***

IMB Ditolak

Sehubungan dengan surat pembaca di Suara Merdeka hari Senin 16 Juni 2004 a.n. Sdr. Gunawan Wibisono mengenai penolakan permohonan IMB yang bersangkutan, kami selaku warga Rt 4/ RW 2 Kelurahan Bendan Ngisor, Sarnpangan Semarang perlu menyampaikan penjelasan sebagai berikut. Kami menganggap bahwa langkah yang ditempuh Dinas Tata Kota dengan menolak permohonan IMB untuk bengkel mobil tersebut sudah tepat.

Sdr Gunawan Wibisono memiliki sebidang tanah yang ada di lokasi RT 4/RW2 Bendan Ngisor dan bermaksud membangun usaha bengkel cat dan las mobil seperti yang bersangkutan sampaikan kepada kami warga setempat. Sdr Gunawan Wibisono sendiri bukan warga RT 4/RW 2.

Mengingat lokasi tersebut adalah kompleks Perumnas yang notabene adalah kawasan perumahan, warga berkeberatan tempat tersebut dijadikan bengkel mengingat akan bahaya dampak buruk polusi udara/cat, kebisingan dari bengkel terhadap kesehatan, maupun masalah keamanan oleh karena banyak kendaraan yang akan keluar masuk wilayah tersebut.

Kami juga pernah menyampaikan kepada Sdr Gunawan bahwa kami tidak berkeberatan atas kehadirannya di RT 4 /RW 2, tetapi kami keberatan kalau dijadikan bengkel. Kami menganjurkan untuk alternatif usaha lain yang bersifat menunjang lingkungan permukiman seperti toko, kos-kosan atau yang lain. Kami juga pernah mengundang yang bersangkutan untuk hadir di rapat dengan warga. tetapi yang bersangkutan tidak hadir tanpa alasan yang jelas.

Hasil rapat yang ditanda tangani oleh seluruh warga RT 4/RW 2 menyatakan keberatan atas adanya bengkel tersebut. Oleh karena tidak ada tanggapan dan Sdr. Gunawan Wibisono, kami mengirimkan surat keberatan kepada Kepala Dinas Tata Kota Semarang. Bapak Lurah Bendan Ngisor sendiri di hadapan seluruh warga RT 4/RW2 juga menyatakan secara lisan berkeberatan atas adanya bengkel di kawasan permukiman. Demikian penjelasan kami dan atas dimuatnya surat ini kami mengucapkan terirna kasih.

Pengurus RT 2/RW 4 Bendan Ngisor, Gajah Mungkur Semarang

Ketua, M Moetono Saroto

***

Penjelasan Tata Kota

Menanggapi surat pembaca Sdr Gunawan Wibisono tanggal 16 Juni 2004 dengan judul " Tak ada izin warga, IMB ditolak," Dinas Tata Kota dan Pemukiman perlu memberikan penjelasan sbb:

1. Bahwa kegiatan membangun bengkel mobil dengan permohonan IMB No. Agenda 648.1 /492/UPT/2004 tanggal 7 Mei 2004, yang berlokasi di kawasan pemukiman, ternyata menimbulkan keberatan dari warga Rt.04 / Rw.II Kelurahan Bendan Ngisor Kecamatan Gajah Mungkur Semarang , sebagaimana hasil pertemuan warga yang disampaikan ke DTKP.

2. Berdasarkan keberatan warga terhadap pembangunan Bengkel mobil tersebut dan sesuai Perda No. 12 tahun 2000 tentang Bangunan , DTKP melalui surat No. 648.1 / 972 tanggal 31 Mei 2004 menolak permohonan IMB dengan catatan permohonan IMB dapat diajukan kembali setelah mendapat persetujuan warga.

3. Keberatan warga tersebut mengindikasikan dampak negatif terhadap lingkungan pemukiman sehingga penyelesaiannya perlu melibatkan warga sekitar.

4. Bahwa persyaratan tambahan berupa persetujuan warga tersebut kami perlukan sebagai bukti adanya penyelesaian atas keberatan warga.

Dengan demikian langkah - langkah DTKP tersebut mohon tidak ditafsirkan secara negatif karena pelayanan publik tidak hanya terkait pada pemohon IMB saja akan tetapi termasuk masyarakat sekitar yang akan menerima dampaknya.

Kepala Dinas Tata Kota dan Pemukiman Kota Semarang

Ir Tata Pradana

***

Detik-detik Terakhir

Sangat menyejukkan umat, sambutan Ketua NU Kota Semarang Drs KH Achmad Hadlor Ichsan pada saat peringatan Maulid Nabi di halaman stadion Citarum beberapa waktu lalu. Dijelaskan, NU kini sedang bermain, dimainkan atau main - main dan diakhiri dengan kalimat: "Cermati sampai detik-detik - terakhir".

Mencermati ungkapan tersebut patut dijadikan pedoman nahdliyin di mana saja berada, tidak perlu bingung dalam menghadapi pilihan calon presiden/wapres 5 Juli 2004. Detik terakhir barang kali ada fatwa dari PBNU bagi nahdliyin dan atau keputusan DPP PKB bagi anggotanya.

Mudah - mudahan fatwa PBNU maupun keputusan DPP itu bisa sinergi sehingga menjadi satu kekuatan besar untuk menenangkan permainan tersebut dan pada akhirnya bermanfaat bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Beda pendapat boleh tetapi pada saat permainan masuk final kita harus kompak untuk meraih kemenangan.

Achmad Chazim

Mangkang Wetan Rt 1/Rw 1 Semarang


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA