| Jumat, 18 Juni 2004 | KEDU & DIY |
Poppy, Putri Indonesia 2004 YogyakartaGADIS berkulit putih dengan hidung mancung dan gigi rapi itu, Poppy Pradana Putri, akhirnya terpilih sebagai Putri Indonesia 2004 mewakili Yogyakarta ke tingkat nasional. Dalam pemilihan yang berlangsung Senin (14/6) lalu di Hotel Sheraton Mustika Yogyakarta, dia menyisihkan 19 finalis lainnya. Sementara juara II dan III masing-masing Retno Tri Astuti dan Dini Pratiwi Irawati, sedangkan juara favorit diraih Nickola Kumala Sari. ''Ini bagai keajaiban, saya tidak menyangka bakal menjadi pemenang,'' ujar Poppy seusai pengumuman. Poppy yang kelahiran Pekanbaru, 30 Desember 1983, memang terlihat bersinar malam itu. Kefasihannya berbahasa Inggris dan Jepang serta wawasannya tentang berbagai hal terutama pariwisata menjadikan dia tampak lebih dibanding finalis lain. Meskipun 19 finalis masing-masing mempunyai talenta lebih, akhirnya dia mampu meraih tempat terhormat. Janji mahasiswi Program Profesi Fakultas Psikologi UGM itu akan menyampaikan pariwisata DIY ke seluruh Indonesia. Baginya hal itu merupakan ajang untuk belajar sekaligus melakukan tindakan nyata bagi Yogyakarta khususnya dan Indonesia secara lebih luas. Berbagai aktivitas dia ikuti tidak hanya di Yogyakarta tetapi juga di tanah kelahirannya. Dia pernah menyabet Juara I Putra-Putri Riau 2001. Selain itu juga terlibat dalam lembaga kemahasiswaan, bina antarbudaya dan masih banyak lagi. Ketat Humas Hugo'S Cafe, Nur Annisa R selaku penyelenggara kegiatan mengungkapkan, para finalis harus bersaing ketat untuk tampil sebagai pemenang. Mereka telah mengikuti serangkaian kegiatan antara lain pembekalan materi kepariwisataan, kepribadian, pengetahuan umum, penguasaan panggung serta kunjungan ke tempat wisata. ''Semua kegiatan ditujukan untuk menambah pengetahuan dan kepercayaan diri para finalis. Bekal itu tidak hanya untuk kegiatan ini saja tetapi juga diharapkan bermanfaat bagi masing-masing pribadi,'' tutur gadis tinggi semampai dan murah senyum tersebut. Di sela-sela acara, berbagai hiburan tampil malam itu. Ada Biru Band dari Jakarta serta peragaan busana dari Elegance Jewelry. Para finalis juga mengenakan busana karya desainer Ramadhani dan koreografer Ananta Kanapi.(Agung PW-76) |