logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 18 Juni 2004 EKONOMI
Line

IMA Siap Bantu Pemasaran Jateng

SEMARANG-Jateng perlu meningkatkan aktivitas pemasaran di semua lini agar kinerja perdagangan, pariwisata, dan investasi di provinsi ini berkembang pesat. Rakyat, pemerintah, dan stakeholder lain di provinsi ini harus memiliki sense of marketing yang tinggi untuk menggairahkan ketiga sektor tersebut.

''Sebagai bagian dari masyarakat Jateng, Indonesia Marketing Association (IMA) Chapter Jateng siap menjadi motor penggerak untuk membangkitkan gairah pemasaran di wilayah ini,'' kata President (Ketua) IMA Chapter Jateng Kukrit Suryo Wicaksono MBA, kemarin.

Dia mengemukakan, IMA Jateng bisa berperan sebagai motivator untuk meningkatkan sense of marketing serta pendidikan dan pelatihan pemasaran.

Dia yang dilantik sebagai ketua pada 25 Mei 2004 menegaskan, pihak-pihak terkait di bidang perdagangan, pariwisata, dan investasi kadang-kadang terjebak pada pemikiran yang kurang komprehensif dan sinergis. Ketiga sektor tersebut belum tergarap baik karena kurang langkah komprehensif. Pihak-pihak yang terkait dengan masalah itu masih berjalan sendiri-sendiri, sehingga tidak jarang terjadi tumpang-tindih.

''Dalam konteks pengembangan pemasaran seperti itulah IMA ingin menempatkan diri sebagai motivator. Kami siap bekerja sama dengan pemerintah kota atau kabupaten, dinas-dinas, atau pihak swasta untuk mengembangkan pemasaran wilayah ini. Kerja sama bisa dalam hal penyusunan strategi pemasaran atau pelatihan. Kami melihat ada potensi besar tapi belum tergarap secara tepat,'' jelasnya.

Kukrit berpendapat, perdagangan, pariwisata, dan investasi Jateng belum digarap serius. Masih ada peluang untuk lebih mengembangkan sektor-sektor itu agar tidak kalah dari provinsi lain, misalnya DIY.

''Bukankah Jateng merupakan wilayah paling tepat sebagai tujuan investasi? Hal itu harus kita respons dari segi pemasaran, sehingga investasi benar-benar terus meningkat,'' tutur Direktur PT Suara Merdeka Press itu.

Bergabung

Pihaknya mengajak para pemasar (marketers) bergabung dengan IMA Jateng. Lewat organisasi profesi tersebut diharapkan semua elemen masyarakat bisa menumbuhkan sense of marketing.

''Harapan kami, masyarakat Jateng menjadi pemasar-pemasar yang andal, sehingga investasi pun berkembang. Hal itu seperti masyarakat Bali dan Yogyakarta yang siap menjadi tuan rumah bagi investor dan turis,'' ujarnya.

IMA, lanjut dia, adalah organisasi profesi yang terbuka dan mandiri tanpa membedakan suku, agama, ras, dan golongan.

Tujuannya meningkatkan kecerdasan dan kesejahteraan bangsa Indonesia melalui pengembangan, pemasyarakatan, dan penerapan konsep pemasaran.

Organisasi itu mengembangkan nilai-nilai pemasaran sebagai strategi dalam pengelolaan bisnis, mengembangkan konsep pemasaran dan penerapannya yang sesuai dengan Indonesia, mengembangkan profesionalisme dan kemampuan anggota dalam bidang pemasaran, dan membawa nama Indonesia ke dunia internasional.

Untuk mencapai tujuan itu, kata dia, IMA mengadakan pertemuan anggota, pendidikan dan pelatihan pemasaran, menerbitkan informasi pemasaran, menjalin jaringan dengan para pemasar di seluruh dunia, dan menyelenggarakan kegiatan pemasaran lain yang tidak bertentangan dengan anggaran dasar organisasi.

''Kami siap menjalin kemitraan dengan semua unsur yang peduli pada pemasaran untuk memajukan daerah ini. Syukur kalau bisa terjalin kemitraan dengan Pemerintah Provinsi Jateng, sehingga bisa bersama-sama menyusun strategi pemasaran yang lebih tepat, termasuk misalnya membentuk brand dan sosialisasinya,'' tandas dia. (53e)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA