| Jumat, 18 Juni 2004 | BUDAYA |
Tak Ada Rekayasa dalam Pemilihan AFITIDAK dapat dipungkiri nama Theodore Melani Setyawati (22), salah seorang akademia dari Semarang dalam ajang grand final AFI 2 pada Sabtu (19/6) mendatang, paling banyak mendapat perhatian. Betapa tidak, Tia, demikian dia biasa disapa, mempunyai teknik vokal yang memadai dan jam terbang lumayan tinggi dalam dunia tarik suara. Karena itu tidak aneh, putra pasangan Bambang Sutoro (46) dan Rini Sudarwati (42) ini digadang-gadang menjadi yang terbaik. Namun, seiring dengan meningkatnya popularitas mahasiswi STIE-AUB Surakarta ini, terpaan rumor miring mulai menghampirinya. Dari suara minor bakal tereliminasinya Tia dan Micky karena dianggap tidak akan menimbulkan efek kejut kepada pemirsa sampai isu dia pernah menikah dan telah mempunyai seorang putri. Memilukan Untuk rumor pertama, nama Haikal lebih dijagokan karena kisah perjalanan hidupnya lebih memilukan dibandingkan dengan Tia dan Micky. Karena itu, sebagaiama Veri yang memenangi AFI 1, perjalanan hidup Haikal lebih bisa dieksploitasi untuk menarik simpati masyarkat. "Tidak ada rekayasa sama sekali dalam pemilihan AFI. Kalaupun kami dituding menjual kenestapaan Haikal, itu kan bisa-bisanya kawan jurnalis," terang Hans Utama selaku Manajer Off Air Indosiar. Hans menyebutkan, kecurigaan terbesar masyarakat justru pada sejauh mana kejujuran sistem penghitungan SMS yang mencapai ribuan, "Sebagaimana pada saat hari raya, SMS yang mencapai ribuan itu akan menimbulkan efek keterlambatan diterima oleh operator," katanya lagi. Namun, dia menandaskan, Indosiar tidak turut campur dalam penghitungan SMS itu. Adapun soal isu kedua berkenaan dengan status Tia yang ditengarai pernah menikah dan telah mempunyai seorang putri, hal itu telah diluruskan berulang-ulang oleh ibu Tia. "Anak itu bernama Febryana Syafrila. Balita mungil kelahiran 21 Februari 2003 ini biasa kami sapa Lala. Dia anak kandung Dewi Sri Handayani, yang tak lain adalah adik keenam saya," katanya. Nah, si kecil Lala itulah yang diangkat anak oleh Tia bahkan ketika dia masih di dalam kandungan ibunya. Sebab, si tante dalam proses perceraian dengan suaminya. (G20-81e) |