| Jumat, 18 Juni 2004 | BUDAYA |
Iwan Fals Kembali DigugatJAKARTA-Selesai berurusan dengan Arya dari Forum Intelektual Muda Hindu Dharma (FIMHD), Iwan Fals kembali menghadapi gugatan. Kali ini ia digugat oleh ahli waris Raja Badung Bali yang merasa kepercayaannya disudutkan oleh lirik dan cover album terbaru Manusia 1/2 Dewa. Menurut Gusti Randa, kuasa hukum ahli waris Raja Badung, kliennya berkeberatan atas lirik salah satu lagu Iwan dalam album tersebut. Lirik itu berisi antara lain kalimat "Dewa-dewa kerjanya berpesta pora, menyogok umat manusia". "Menurut ahli waris Raja Badung, di Kitab Wedha ayat 16 tidak ada ciri-ciri dewa yang berpesta dan menyogok. Walaupun maksudnya menganalogikan, tetap saja ada pihak yang merasa dihinakan," jelas Gusti Randa, kemarin. Lantas langkah apa yang ditempuh Gusti? Beberapa hari yang lalu, suami Nia Paramitha itu telah menghubungi pihak manajer Iwan Fals dan Musica. Ia mengirimi surat yang berisi tuntutan agar mengubah cover album dan lirik yang dinilai menyudutkan itu. Namun, pihak Musica tak bisa cepat menjawab tuntutan tersebut. Pada Rabu (16/6), Musica mengirim surat kepada Gusti yang isinya meminta waktu dua minggu untuk berkonsolidasi dengan Iwan Fals. Jalur Hukum Apakah ada kemungkinan kasus ini akan dibawa ke polisi? Gusti Randa tak menyangkal hal tersebut. Namun, ia juga menilai langkah itu masih terburu-buru. "Kami nggak mau buru-buru melapor ke Polda. Kami harap Iwan dan Musica menyikapi tuntutan kami dengan bijaksana. Kami tunggu dua minggu. Kalau tidak ada kesepakatan, baru kami tempuh jalur hukum," ungkap Gusti. Dia menyebutkan, jika jalan damai tak bisa tercapai, pihaknya akan mengadukan Iwan Fals kepada polisi. Gusti telah menyiapkan pasal 156 tentang penghinaan terhadap suatu kelompok untuk menuntut Iwan. Gusti mengelak tuntutan yang diajukannya itu karena terpengaruh oleh Arya sebagai pimpinan FIMHD. Ia menyatakan hal itu murni keinginan dari kliennya. "Tuntutan ahli waris Raja Badung ini tidak berkaitan dengan gagalnya Arya menuntut Iwan. Sehari setelah ada berita di TV tentang kasus Iwan, ahli waris Raja Badung langsung menghubungi saya karena merasa kepercayaannya disudutkan," ujar Gusti. (dtc-81e) |