| Selasa, 15 Juni 2004 | PEMILU 2004 |
Wajah Baru di Gedung Berlian (49)Memberdayakan Lembaga PendidikanDALAM dunia politik, KH Habib Ihsanuddin sudah tidak asing lagi. Bahkan boleh dibilang, sebagian dari usianya dicurahkan dalam kehidupan politik. Karena itu, saat terpilih sebagaai calon jadi anggota DPRD Jateng dari PPP periode 2004-2009, dia mengaku tidak terkejut. ''Saya kan sudah lama berkecimpung di dunia politik,'' katanya, kemarin. Dia dicalonkan dari Daerah Pemilihan (DP) VI yang meliputi Kabupaten Megelang, Kabupaten Temanggung, Kabupaten Wonosobo, dan Kabupaten Purworejo. Habib Ihsanuddin saat ini masih dipercaya sebagai Ketua DPC PPP Kabupaten Boyolali. Selain itu, masih segudang aktivitas yang dia jalani sehari-hari. Di samping sebagai pimpinan Pondok Pesantren Al-Huda, Dukuh Doglo, Desa Candigatak, Kecamatan Cepogo, dia juga dipercaya sebagai ketua MUI dan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Boyolali. Kegandrungannya pada organisasi mengantarkan dia menjadi anggota DPRD Kabupaten Boyolali empat periode berturut-turut pada 1971-1992. Dalam rentang waktu itu, tiga periode selalu menjabat wakil ketua. Ini prestasi yang luar biasa di tengah-tengah keterpinggiran umat Islam oleh kekuatan Orde Baru dan TNI pada waktu itu. Suami Hj Zainal Umar ini berpendapat Habib, problem sosial ekonomi masyarakat semakin hari cenderung akut. Hampir tiap hari di media massa tersaji kerawanan sosial, narkoba, prostitusi, perjudian, penjualan anak, impor perempuan, dan tindak kejahatan lain. Karena itu, perjuangan yang akan dilakukan setelah menjadi anggota DPRD Jateng adalah memberdayakan lembaga pendidikan baik negeri mapun swasta. Lebih-lebih pendidikan pondok pesantren. "Pemberdayaan yang harus dilakukan bukan hanya pada wilayah pengadaan buku-buku dan sarana pendidikan lainnya. Yang tidak kalah penting adalah pembangunan fisik dan peningkatan kesejahteraan para guru,'' paparnya.(Suti Harjoyo-83j) |