| Selasa, 15 Juni 2004 | PANTURA |
512 Siswa Tak Lulus UANPEKALONGAN - Dari 4.269 peserta UAN dari SMU, SMK, MA negeri/swasta di Kota Pekalongan, yang dinyatakan tidak lulus 512 siswa (12%). Mereka yang tidak lulus masih memiliki kesempatan mengikuti ujian ulangan yang dilaksanakan pada minggu kedua Juli mendatang. Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekalongan Drs Harrie Pujiraharjo yang ditemui di ruang kerjanya kemarin menjelaskan, peserta UAN dari SLTA yang tak lulus itu dapat diperinci menjadi enam golongan. Pertama, dari SMA negeri tidak lulus 11 anak. Kemudian, dari SMA swasta (233), MAN (48), MA swasta (34), SMK negeri (28), dan SMK swasta (158). Dia menyebutkan, sekolah yang siswanya lulus 100% hanyalah SMA 1 dan 3. Di sekolah yang lain terdapat siswa yang tidak lulus. Sekolah yang siswanya tidak lulus terbanyak yaitu SMU Dwija Praja. Dari 214 peserta UAN, yang tidak lulus 104 anak. Lebih Baik Adapun SMK swasta yang siswanya tidak lulus cukup banyak adalah SMK Gatra Praja. Dari 188 peserta, yang tidak lulus 51 orang. Siswa yang tidak lulus, lanjut Harrie, dapat mengikuti ujian ulangan yang tentu tidak dilakukan di sekolah masing-masing. "Kami merencanakan melangsungkan ujian ulangan di satu tempat," katanya. Dia menyebutkan, meski yang tidak lulus cukup banyak, secara umum tingkat kelulusan pada tahun ini lebih baik daripada tahun lalu. "Sekolah negeri jauh lebih baik daripada swasta," tegasnya. Setelah diumumkan hasil UAN, kemarin para para siswa melakukan arak-arakan. Di antara mereka banyak yang tidak memakai helm, bahkan pengendara berani memboncengkan dua orang. (A15-17e) |