| Selasa, 15 Juni 2004 | PANTURA |
Pengadaan Buku di Kota Tegal Akan DitenderkanTEGAL - Kasus pengadaan buku di Pemkab Brebes benar-benar menjadi pelajaran berharga bagi Pemkot Tegal. Untuk menghindari tuntutan hukum dari pihak rekanan, Pemkot akan menempuh sistem lelang bebas dalam pengadaan buku tahun ini. Kebijakan lelang terbuka terhadap pengadaan buku itu kemarin disampaikan Kepala Dinas P dan K Drs Machful. Dia mengatakan, pihaknya tidak ingin direpotkan dengan perkara seputar hal tersebut. Adapun besarnya proyek pengadaan buku, kata dia, untuk SD sebesar Rp 1,7 miliar dan SMP sebesar Rp 4,3 miliar. Kapan proyek tersebut akan direalisasi? Dia memaparkan, sejauh ini belum dijadwalkan mengenai pelaksanaan pengadaan. "Yang jelas, kami masih menunggu petunjuk atau SK mengenai pembukuan dari Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen)," jawabnya. Machful memperkirakan, pengadaan buku dari SD sampai SMP itu akan dilakukan secara bertahap. "Sesuai dengan informasi yang kami terima, mungkin akan dimulai Agustus mendatang. Adapun untuk SMP akhir tahun ini atau mungkin awal 2005 mendatang," paparnya. Mengenai proses pengadaan buku tersebut, dia menegaskan, pihaknya akan tetap melakukan tender terbuka, kendati dia mengakui beberapa penerbit sudah melakukan pendekatan. "Memang sudah ada salah satu penerbit yang melakukan pendekatan. Namun, kami masih sebatas menampung, belum ada pembicaraan soal itu. Apalagi dengan melihat perkara pengadaan buku di Brebes, terus terang kami sangat berhati-hati," tandasnya. Konkretnya? "Kami belum berani melangkah sebelum ada petunjuk dari Dirjen. Jika memang diharuskan untuk lelang terbuka, kami siap untuk melakukan itu. Asalk sesuai dengan aturan hukum yang ada," tandasnya. Dia juga berharap, pengadaan buku yang merupakan penyempurnaan dari kurikulum 1994 itu bisa digunakan siswa selama lima tahun ke depan. (G12-17n) |