logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 15 Juni 2004 MURIA
Line

Korban Penganiayaan Pria Kalap Akhirnya Meninggal

JEPARA - Isah binti Sanusi (50), korban penganiayaan pria kalap, akhirnya meninggal di RSUD RA Kartini, Senin kemarin. Sementara itu, putrinya, Ny Khunaenah binti Ali Muhson (25), dikirim ke RSUP dr Kariadi Semarang.

Seperti diberitakan (SM,12/6), warga Desa Karangrandu RT 2 RW 5 Pecangaan, Jepara, dianiaya Mundofarbin Amali (35), tetangga dekat yang masih memiliki hubungan kerabat. Tersangka mencangkul kepala Ny Isah dan Khunaenah setelah terjadi percekcokan soal pembuatan tempat jemuran pakaian, Sabtu lalu.

Isah yang luka robek di kepala bagian atas sepanjang 7 cm langsung pingsan. Adapun Khunaenah terluka di kepala sepanjang 10 cm. Keduanya dilarikan ke RSUD RA Kartini Jepara. Sejak dimasukkan ke ruang gawat darurat, Isah dalam keadaan kritis, tak sadarkan diri. Sementara itu, Khunaenah yang hamil tua melahirkan. Namun, anaknya dalam keadaan meninggal. Karena kondisinya belum membaik, terpaksa dia dirujuk ke RS Dokter Kariadi Semarang.

Kapolsek Pecangaan AKP Budi Wiyono mengatakan, tersangka Mundofar yang sudah ditahan beberapa jam setelah melakukan penganiayaan sekarang masih diperiksa di Mapolsek. Tersangka belum mengetahui bahwa Ny Isah sudah meninggal. Kepada polisi, tersangka mengaku jengkel karena merasa dilecehkan. (kar-85e)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA