JAKARTA- Pemerintah mengharapkan agar masyarakat khususnya kalangan
pasar modal dan perbankan bisa lebih jeli menilai kondisi makro ekonomi
sehingga tidak gegabah dalam mengambil kebijakan hanya dengan melihat situasi
rupiah yang melemah dan berimbas ke pasar modal.
|
 |
DALAM pers release-nya tanggal 2 Juni 2004 lalu Bank Indonesia
menginformasikan bahwa Giro Wajib Minimum (GWM) bank akan segera dinaikkan
secara deferensial. Ketentuan GWM tersebut adalah; untuk bank yang menguasai
dana pihak ketiga lebih dari Rp 50 triliun akan dikenakan GWM sebesar 10%,
perbankan yang menguasai dana pihak ketiga antara Rp 10 triliun - Rp 50 triliun
GWM-nya 7,5%,
|
 |
SOLO- Permintaan mata uang dolar AS yang seminggu lalu sangat
tinggi di Kota Solo, selama dua hari terakhir mengalami penurunan. Permintaan
mencapai puncaknya terjadi 2 Juni lalu. Ketika itu nilai satu dolar AS
mencapai Rp 9.600.
|
 |
SEMARANG- Kenaikan harga minyak dunia di atas 30 dolar AS per
barel diperkirakan bakal berdampak terhadap tarif penerbangan. Di Semarang,
maskapai milik pemerintah Garuda Indonesia sudah berencana menaikkan tarif
5% untuk rute Semarang-Jakarta.
|
 |
JAKARTA- Panitia Kerja (Panja) Anggaran DPR memutuskan subsidi
pangan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2005
sebesar Rp 4,6 triliun, atau lebih rendah dari usulan pemerintah sebesar
Rp 4,7 triliun.
|
 |
SEMARANG- Manajer Area PT PLN Ferdinand Siahaan menyanggah pemberitaan
di Harian Suara Merdeka edisi 1 Juni 2004, halaman 5 kolom 6 tentang
pemasaran alat penghemat listrik.
|