logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 11 Juni 2004 KEDU & DIY
Line

Diisukan Ada Suap di Seleksi Pegawai

  • Yang Mengeluarkan Uang agar Lapor

TEMANGGUNG- Ketua Tim Penguji Kesamaptaan Penerimaan Pegawai Tidak Tetap (PTT) Pemkab Temanggung, Ipda Eko Budi membantah terjadi penyuapan selama proses seleksi berlangsung.

Dia justru minta peserta yang merasa telah mengeluarkan uang untuk melapor ke panitia atau Polisi.

Penegasan itu disampaikan kepada para wartawan, sehubungan beredarnya rumor yang menyebut terjadi penyuapan pada proses penerimaan PTT tersebut. Rumor yang beredar belakangan, menyebut penyuapan berlangsung secara sembunyi dengan besaran mencapai jutaan rupiah setiap peserta.

Misalnya untuk pegawai kebersihan, besarnya suap sekitar Rp 5 juta sampai Rp 7 juta. Sedangkan untuk tenaga pemadam kebakaran dan Satpol PP besarnya mencapai di atas Rp 10 juta.

Oknum Luar

Menurut Ipda Eko Budi, unsur panitia melibatkan berbagai instansi terkait seperti Polres, Kodim dan Setda. Khusus untuk seleksi penerimaan Satpol PP, proses seleksi menggunakan standar kesamaptaan.

Dalam proses seleksi itu, dilakukan secara terbuka, jujur dan memenuhi standar yang ditetapkan. Dengan begitu kemungkinan sangat kecil terjadinya kolusi antara peserta dengan panitia.

'' Makanya saya tegaskan, bahwa kami (panitia) sudah berlaku bersih sesuai aturan yang ada. Tak ada satu pun peserta yang memberikan imbalan apalagi berupa uang untuk meluluskan seleksi,'' tegasnya.

Jika memang ada, dia minta peserta untuk melapor kepada panitia atau Polisi. Malah bagi peserta yang telah melakukan suap, akan dicoret meski sudah dinyatakan lolos seleksi.

Terhadap rumor yang beredar, dia mensinyalir ada oknum yang ingin bermain dalam proses seleksi penerimaan PTT tersebut. Atau bisa jadi ada oknum berspekulasi menerima uang secara untung-untungan. Artinya jika peserta yang dijanjikan bisa lolos seleksi, berarti uang bisa diterima.

'' Tapi sebaliknya jika tak lulus uang dikembalikan. Tapi kami tegaskan, panitia tidak pernah melakukan seperti itu. Yang demikian hanyalah sinyalemen kami terhadap oknum dari luar,'' tegasnya.

Saat ini, dari 2.448 peserta yang memenuhi syarat, masih 1.135 yang mengikuti proses seleksi. Mereka akan bersaing menduduki 230 pos pekerjaan, diantaranya Satpol 115 orang (100 pria dan 15 wanita), pemadam kebakaran 15 orang dan kebersihan 100 orang.(nt-76)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA