logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 11 Juni 2004 KEDU & DIY
Line

Warga NU Jangan Menghujat

PURWOREJO-Warga Nahdlatul Ulama (NU) diminta menyalurkan aspirasi mereka dalam pemilu 5 Juli mendatang. Nahdliyyin tidak dibenarkan menjadi golput.

''Nahdliyyin jangan menjadi golput dalam pemilu mendatang,'' pinta Wakil Ketua PW NU Jawa Tengah Drs M Anas MAg. Dia mengatakan hal itu dalam acara istighotsah dan deklarasi Tim Kampanye Mega-Hasyim di depan kantor PCNU Purworejo Jl Kepatihan, Kamis kemarin.

Lebih lanjut dia mengingatkan, ibarat akan membangun perahu yang baik, selama kampanye warga NU tidak dibenarkan menghina orang lain.

''Hujatan dan hinaan kepada orang lain bukan ciri warga NU,'' katanya.

Dia menambahkan, alangkah indah kalau negara ini dinakhodai orang yang tahu agama dan pemerintahan. Hal itu berbeda jika dinakhodai orang yang tidak berpegang pada agama. Duet Mega-Hasyim, kata dia, merupakan kolaborasi yang indah. Merah artinya kekuatan dan hijau kedamaian.

''Dengan kekuatan dan kedamaian Indonesia akan gemah ripah loh jinawi,'' tandasnya.

Undang 23 Kiai

Acara tersebut mengundang 23 kiai Purworejo dan sekitarnya. Sementara itu, istighotsah dipimpin oleh KH Ja'far Syamsudin pengasuh Pondok Pesantren Al Falah, Lugosobo, Gebang, Purworejo. Acara itu digelar di tengah jalan Kepatihan, membentang dari utara ke selatan.

Ketua panitia M Abdulloh menyatakan, tidak ada salahnya berjuang memilih pemimpin negara yang akan membawa ke situasi adil, makmur, dan sentosa.

Karena itu, dia meminta dukungan dari para kiai agar KH Hasyim Muzadi bisa memimpin negara dan bangsa ini.

''Kalau pasangan Mega-Hasyim menang itu bukan sekadar kemenangan PDI-P dan warga NU, melainkan kemenangan bangsa Indonesia,'' katanya.

Anggota tim kampanye Mega-Hasyim tingkat provinsi Drs Rukma Setyabudi MM dalam acara tersebut menyatakan, duet Mega-Hasyim merupakan perpaduan nasionalis dan religius.

Namun, dia mengingatkan agar para simpatisan tidak sombong dan takabur. Sebaliknya, mereka harus berakhlak baik, sehingga selama kampanye terjalin kebaikan dengan sesama.

Diperoleh keterangan, cawapres Salahuddin Wahid (Gus Sholah) bersilaturahmi ke beberapa pondok pesantren di Purworejo, Kamis petang kemarin.

Antara lain, ke Ponpes An-Nawawi, Berjan, Kecamatan Gebang dan ke Ponpes Darunnajah, Lengkong, Banyuurip. (yon-76e)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA