logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 09 Juni 2004 SALA
Line

OJOLALI

Bus Terguling, Dua Luka

WONOGIRI- Bus mini Sumba Putra AD-2919-G, Senin (7/6) siang terguling di wilayah Kecamatan Tirtomoyo, Wonogiri. Kecelakaan itu menyebabkan dua penumpangnya luka-luka dan harus dirawat di rumah sakit.

Keduanya adalah Rasmin (55) warga Kenteng, Kecamatan Ngadirojo dan Endah Puspitasari (8) warga Bulusulur, Wonogiri Kota.

Menurut keterangan, bus itu terguling ke tepian jalan setelah berusaha menghindari mobil di depannya yang mendadak berhanti tanpa memberikan isyarat. Ada dugaan, rem kendaraan penumpang itu tidak berfungsi normal. Akan tetapi untuk memastikan dugaan tersebut, polisi dan Dinas Perhubungan masih akan menyelidiki.

Bus Sumba Putra waktu itu dikemudikan oleh Didik (30), warga Tirtomoyo, Wonogiri. Dia tidak mengalami luka-luka yang serius.(P27-49j)

Cari Ikan, Tewas Tenggelam

SUKOHARJO- Suhardi (38), warga Gading, Pasarkliwon, Solo, Senin sore tewas tenggelam di Bengawan Solo. Saat itu dia mencari ikan dengan meracun di bawah Jembatan Bacem bersama temannya. Mendadak dia terpeleset dan tenggelam. Temannya meminta bantuan warga masyarakat. Mayat Suhardi ditemukan Tim SAR UNS dan Brimob Surakarta sekitar pukul 17.00. (G10-86)

"Mulat Sariro" Dinilai Tim Provinsi

SUKOHARJO- Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) Mulat Sariro, Dukuh Kenteng, Desa Pojok, Tawangsari, akan dinilai tim lomba Provinsi Jateng, hari ini. Produk unggulan UPPKS ini adalah tenun ikat sarung goyor yang dipasarkan sampai ke mancanegara. Kepala Dinas Kependudukan, KB, dan Catatan Sipil Soeprapto SH menyatakan UPPKS Mulat Sariro maju ke tingkat provinsi setelah menjadi juara tingkat kabupaten. (G10-86)

Nota Perubahan APBD

SUKOHARJO- Bupati Bambang Riyanto SH menyampaikan nota keuangan perubahan APBD 2004 dalam rapat paripurna DPRD, kemarin. Pendapatan naik dari Rp 4,5 miliar menjadi Rp 342,8 miliar. Kenaikan pendapatan berasal dari pertambahan perolehan pajak dan retribusi serta kenaikan dana perimbangan dari pusat. (G10-86)

Ujian Penyesuaian Ijazah

WONOGIRI- Pemkab Wonogiri, Selasa (8/6), menggelar ujian penyesuaian ijazah (PI) yang diikuti oleh 62 PNS. Mereka terdiri atas 60 PNS berijazah S1 dan dua orang lagi berijazah S2.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Drs Pranoto MM mengemukakan, ujian akan berlangsung tiga hari. Hari pertama, ujian tertulis meliputi pengetahuan umum, Pancasila, UUD 1945, GBHN, dan materi substansi perkantoran. Dua hari berikutnya, peserta akan menjalani praktik presentasi. Para pejabat eselon II di jajaran Pemkab ikut dilibatkan sebagai tim penguji. (P27-49j)

Sebuah Rumah Terbakar

WONOGIRI- Rumah Damun (57), petani di Dusun Tumpak, Desa Sendangsari, Kecamatan Batuwarno ludes terbakar. Laporan yang disampaikan oleh Kantor Kecamatan Batuwarno, Selasa (8/6), menyebutkan, api diduga berasal dari tungku dapur yang lupa dimatikan.

Sebelumnya, Ny Karsinah Damun memasak di dapur. Akan tetapi ketika selesai memasak, dia lupa memadamkan api tungku secara total. Saat dia mencari pakan ternak ke ladang, api pun berkobar dan memusnahkan rumah beserta isinya. (P27-49j)

Tewas Terjatuh dari Pohon

WONOGIRI- Kematian tragis menimpa petani Katijo (60) di Desa Mojoreno, Kecamatan Sidoharjo. Dia terjatuh dari pohon jati.

Warga menuturkan, korban saat itu tengah mencari daun jati untuk bungkus nasi dalam rangka membantu tetangganya yang tengah mempunyai kerja. Namun malang, saat memanjat di ketinggian sekitar 4 meter, tiba-tiba terpeleset. Gerakan spontan tangannya untuk meraih salah satu ranting gagal, korban terjatuh dan tewas. (P27-49j)

Bupati Kunjungi Tiga SD

KARANGANYAR- Untuk melihat ujian akhir sekolah (UAS) sekolah dasar (SD), kemarin, Bupati Hj Rina Iriani SR SPd MHum mengunjungi SD Negeri Karapandan 1 dan 2 serta SD Negeri Popongan 1. Pada kesempatan itu Bupati, yang didampingi Kepala Dinas P dan K Drs Koesriyanto MM, berharap semua murid SD lulus dengan nilai baik, tanpa katrolan. Dia juga berharap mereka bisa melanjutkan ke SLTP negeri atau sekolah favorit yang jadi pilihan.(G8-86)

Wakil Bupati Kunjungi Apeka

KARANGNYAR- Wakil Bupati KRMTH Drs H Sri Sadoyo, kemarin, mengunjungi Akademi Peternakan Karanganyar (APEKA). Dia saat itu menyatakan betapa penting peningkatan kerja sama antara pemerintah dan Dinas Pendidikan/PTN/PTS dan lembaga pendidikan nonformal lain. ''Kami berupaya merangkul semua potensi agar menjadi kekuatan luar biasa untuk membangun. Apalagi perguruan tinggi punya sumber daya manusia berkualitas,'' katanya.(G8-86)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA