logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 09 Juni 2004 PANTURA
Line

GARDU

Tabrakan, Muhaimin Tewas

KAJEN-Tabrakan maut antara dua motor di Jalan Raya Langkap, Kecamatan Doro , Kabupaten Pekalongan kemarin menewaskan seorang pelajar. Muhaimin (17), pelajar SLTP Negeri Kedungwuni, Pekalongan tewas mengenaskan. Sementara tiga korban lainnya yaitu Dholin (16), Suwarno (24) dan Daltian (27) masih dirawat intensif di Rumah Sakit Islam Pekadjangan. Menurut berbagai sumber, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 19.30, saat Honda Prima G-3211-B yang dikendarai Muhaimin tengah melaju di jalan raya Langkap. Dari arah berlawanan tiba-tiba meluncur sepeda motor Suzuki A 100 yang juga dengan kecepatan tinggi. Akibat sama-sama melaju dengan kecepatan tinggi, kedua sepeda motor itu tidak sempat menghidar dan tabrakan pun tak bisa dihindari.(G16-20)

Curi Motor Dibekuk

PEKALONGAN - Polsekta Pekalongan Timur membekuk seorang tersangka pencuri sepeda motor yang diparkir di alun-alun Kota Pekalongan. Santosa (19), warga Kelurahan Soko, Kecamatan Pekalongan Selatan kini harus mendekam di sel tahanan di Mapolsekta. Kapolsekta Pekalongan Timur, AKP Suranto menjelaskan, penangkapan tersangka dilakukan setelah anggotanya mendapatkan informasi tentang pencurian itu. "Kami menangkap dia saat mengendarai kendaraan hasil curian di jalan Landungsari," katanya. Menurut dia, kendaraan yang dicuri adalah Suzuki Shogun G-5339-RA milik Ari Rahmawati (25) warga Kraton, Pekalongan. Saat itu kendaraan diparkir di alun-alun dan ditinggal berbelanja di Matahari Plaza. (A15-17)

Menjambret, Minto Dikeroyok

KAJEN- Minto (23), penduduk Desa Tegaldowo, Tirto, Kabupaten Pekalongan kini mendekam di sel tahanan Polres Pekalongan. Dia diduga terlibat penjabretan di Kesesi, Wiradesa dan di beberapa tempat lainya. Sebelum ditangkap, petugas mengamankan tersangka setelah dikeroyok masa di Sibedug, Pusat Kota Baru Kajen. Menurut keterangan Kasat Reskrim Polres setempat AKP Usup Sumanang SH, pemuda itu memang sudah diincar polisi, karena sering melakukan kejahatan yang sama di daerah Kajen. Minto ditangkap setelah menjambret kalung milik Maemunah (35) di pasar Kesesi. Warga yang mengetahui peristiwa itu langsung mengejar tersangka dan tertangkap di perempatan Sibedug.(P57-17)

"Ini Bagian Kepedulian Saya"

BREBES - Menyadari kesulitan ekonomi yang dihadapi masyarakat kecil, Bupati Brebes H Indra Kusuma SSos pada anggaran tahun 2004 mengalokasikan anggaran Rp 668.250.000 untuk paket sembako masyarakat miskin. Agar bantuan tersebut tak mandek di tengah jalan, dia bersama istrinya Ny Hj Maryatun dan istri Wakil Bupati Ny Hj Sri Sulkhiyati SE sengaja turun ke desa bertemu dengan warganya. Menurut Bupati, perhatian serius terhadap kalangan tak mampu menjadi prioritas pemerintah kabupaten. Sebab, hingga kini dari 1,7 juta jiwa warga Brebes, hampir 31 persen berada dalam tingkat ekonomi lemah. Melihat persoalan tersebut, Pemkab bersama Tim Penggerak PKK menyiapkan 22.275 paket sembako yang berisi beras, gula pasir, teh, minyak goreng, kecap dan mi instan. Setiap desa/kelurahan menerima 75 paket. "Ini merupakan bagian kepedulian saya, memperhatikan wong cilik," tandasnya usai menyerahkan paket sembako di Kecamatan Songgom. (wh-20)

Upayakan Eksodan Bisa Mandiri

SLAWI - Wakil Bupati Tegal HM Hammam Miftah SAg MM mengatakan, jumlah eksodan eks transmigrasi dari daerah-daerah konflik di Tanah Air yang berada di Kabupaten Tegal, kini berjumlah 136 keluarga. Mereka terdiri atas 591 jiwa yang tinggal tersebar di 17 kecamatan. Rinciannya, dari provinsi Nangroe Aceh Darussalam (NAD) sebanyak 98 keluarga (402 jiwa), Kalimantan Barat 29 keluarga (145 jiwa), Kalimantan Tengah 2 keluarga (8 jiwa), Sulawesi Tengah 3 keluarga (18 jiwa), Maluku 2 keluarga (11 jiwa) dan Papua 2 keluarga dengan 7 jiwa. Atas keberadaan sejumlah pengungsi itu, Pemkab Tegal kini sedang melakukan berbagai upaya agar mereka dapat mandiri atau segera kembali ke daerahnya yang situasinya sudah mulai membaik.(D12-17)

Rakor Jajaran TNI dan Polri

PEMALANG - Rapat koordinasi antara jajaran TNI dan Polri berlangsung di gedung Serba Guna Pemalang kemarin. Rapat dihadiri Pangdam IV Diponegoro Mayjen Sunarso, Kapolda Jateng Irjen Pol Drs I Lebang, jajaran Polres dan Kodim se eks-Karesidenan Pekalongan. Rapat berlangsung tertutup tidak bisa diikuti oleh wartawan. Menurut Kapendam IV Diponegoro Letkol Agus Subroto, rapat dimasukkan untuk membangun kebersamaan dan menyatukan visi yang sama antara TNI dan Polri di wilayah Jateng. Terutama dalam menyikapi situasi politik menjelang dan sesudah pemilihan capres. Acara yang sama sebelumnya telah dilakukan di Surakarta dan akan dilanjutkan di daerah lain. (sf-20)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA