logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 09 Juni 2004 PANTURA
Line

Tujuh Pengurus PKB Masuk Tim Mega

  • Siap Mengundurkan Diri

PEKALONGAN - Beredarnya kepengurusan Tim Kampanye Mega-Hasyim Kota Pekalongan kemarin menimbulkan masyarakat PKB geger. Sebab, sebelumnya partai bergambar bola dunia itu sudah melarang pengurus partai menjadi tim sukses di luar capres-cawapres Wiranto-Salahuddin Wahid.

Namun, ternyata ada tujuh pengurus PKB Kota Pekalongan yang tercantum dalam Tim Kampanye Mega-Hasyim Muzadi.

Tim kampanye itu ditandatangani Ketua Tim kampanye Mega-Hasyim Provinsi Jateng Ketua Drs H Sumaryoto tanggal 31 Mei 2004. Susunan tim itu juga sudah dikirim ke KPU Kota Pekalongan.

Ketujuh kader PKB yang tercatat dalam tim kampanye Mega-Hasyim itu adalah Wakil Ketua DPC Kiai Azizudin, Drs HM Fatoni (Wakil Sekretaris DPC), M Thoyib (anggota Divisi Advokasi DPC), Drs Miftah Tiplani (Ketua Tanfidziyah Ancab Pekalongan Barat), Drs Khofif Yahya (Bendahara DPC), Muniroh (Wakil Ketua Pergerakan Perempuan Kebangkitan Bangsa Pekalongan Selatan), dan Zaki Zamzami (Wakil Ketua Garda Bangsa).

Dalam SK itu, Azizudin ditunjuk menjadi penanggung jawab tim. Kemudian, Drs HM Fatoni (wakil ketua harian), M Thoyib (seksi perencanaan), Drs Tiplani (seksi propaganda), Khofif Yahya dan Miniroh seksi kampanye tertutup dan Zaki Zamzami seksi kampanye terbuka. Tim dipimpin Ketua Harian Drs Pratikno Sujarwo dan Sekretaris Friyantono.

Kiai Azizudin yang dihubungi tidak membantah dirinya masuk dalam tim kampanye Mega-Hasyim. Dia mengaku sebelum masuk dalam tim pernah dihubungi oleh pengurus PDI-P untuk dijadikan sebagai tim kampanye Mega-Hasyim. Namun, dirinya belum memberikan persetujuan, tapi ternyata sudah tercatat dalam tim dan bahkan sudah dikirimkan ke KPU.

Karena itu, dia menyatakan siap membuat surat pengunduran diri. "Pada hari ini (kemarin-Red), saya langsung membuat surat pernyataan mengundurkan diri yang akan dikirim kepada KPU," kata Azizudin.

Tidak Benar

Lain halnya dengan M Thoyib. Sebagai anggota Divisi Advokasi, dirinya menilai, proses penyusunan tim kampanye itu tidak benar. Dirinya mengaku pernah dihubungi pengurus PDI-P Pekalongan untuk dijadikan sebagai tim kampanye.

"Saya ketika itu menyatakan bersedia dengan syarat harus mendapat izin dan restu dari PC NU. Itu saya lakukan karena di jajaran NU saya menjadi Wakil Ketua Tanfidziyah Ranting NU Kelurahan Dukuh. Namun, sampai sekarang PC NU belum memberikan restui. Karena itu, mestinya saya tidak masuk di tim kampanye Mega-Hasyim," katanya.

Selain itu, dia juga belum pernah menandatangani kesediaan menjadi tim kampanye Mega-Hasyim. Dalam masalah itu, kata dia, kenapa KPU juga tidak meminta pernyataan kesediaan dari anggota tim. "Ini mestinya harus dilakukan KPU," tandas dia.

Ketika ditanyakan apakah dirinya akan membuat pernyataan mengundurkan diri, M Thoyib tidak akan melakukan. Sebab, dirinya hingga kini belum menandatangani bersedia masuk tim kampanye itu," katanya.

Adapun Ketua Tim Kampanye Mega-Hasyim Kota Pekalongan Drs Pratikno Sujarwo yang dimintai konfirmasi mengakui adanya beberapa pengurus PKB yang masuk dalam timnya. Sebelum direkrut, mereka sudah mengikuti rapat-rapat pembentukan dan sudah melakukan komunikasi dengannya. "Ketika itu mereka siap menjadi tim kampanye Mega-Hasyim," katanya.

Namun, belakangan mereka bingung setelah muncul SK dari partainya. Meski demikian, sampai kini belum ada yang menyatakan mengundurkan diri baik secara lisan maupun tertulis.

Dalam tim kampanye itu, pihaknya juga mendapat klarifikasi dari KPU Pekalongan berkaitan dengan beberapa nama yang dobel dalam tim kampanye dari capres yang berbeda, terutama Mega-Hasyim dan Wiranto-Salahuddin Wahid. (A15-20e)

Tim Kampanye Mega-Hasyim

Nama Jabatan di PKB

Kiai Azizudin Wakil Ketua DPC

Drs HM Fatoni Wakil Sekretaris DPC

M Thoyib Anggota Divisi Advokasi DPC

Drs Miftah Tiplani Ketua Tanfidziyah Ancab Pekalongan Barat

Drs Khofif Yahya Bendahara DPC

Muniroh Wakil Ketua PPKB Pekalongan Selatan

Zaki Zamzami Wakil Ketua Garda Bangsa.


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA