logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 09 Juni 2004 PANTURA
Line

Rumah Sarya Dirusak Pemuda

BUMIAYU- Rumah Sarya (54), Kepala Sekolah Dasar (SD) Banjaran 02, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, kemarin rusak berat akibat diserang sekelompok orang yang tak puas atas penyelesaian kasus bentrok antarpemuda. Rumah yang tergolong bagus itu berantakan; kaca jendela pecah, pintu garasi mobil remuk, dan perkakas rumah tangganya hancur.

Peristiwa itu, bermula dari penganiayaan terhadap Casro bin Karta (20) oleh sekelompok pemuda tak dikenal di dekat jembatan Cijengkol, Desa Banjaran. Setelah menganiaya korban hingga mengalami luka berat, pelaku kabur di kegelapan malam.

Kejadian tersebut, menurut warga Banjaran, disulut ketika korban berselisih paham dengan kelompok pemuda di arena hiburan solo organ. Kurang puas ribut di arena tontonan, mereka mengadang Casro di tengah jalan.

Setelah kasus penganiayaan tersebut, petugas Polsek Salem melakukan penyidikan dengan memanggil orang-orang yang dianggap mengetahui kejadian itu, termasuk Casro. Namun kalangan pemuda yang bersimpati terhadap Casro, mempertanyakan soal keterlibatan Nugroho, anak Sarya yang diduga ikut melakukan penganiayaan.

Sebab, Casro berkali-kali didatangi petugas, tapi Nugroho justru bebas dari incaran polisi. Padahal, maksud polisi, pemanggilan Casro untuk mengetahui pelaku penganiayaan.

Merasa kurang puas dengan pemanggilan itu, muncul isu miring di masyarakat, bahwa Casro dibawa petugas ke Brebes; sedangkan pelaku penganiayaan malah bebas berkeliaran.

Mendengar isu tersebut, sekitar 20 pemuda mendatangi rumah Sarya. Mereka akan mengiring Nugroho ke kantor polisi. Namun yang dicari keburu kabur, sehingga rumah Sarya menjadi sasaran lemparan batu. (wh-17a)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA