| Rabu, 09 Juni 2004 | OLAHRAGA |
Chrisjon Siap Hadapi Pacquiao-BarreraSEMARANG- Chrisjon tidak akan berlama-lama istirahat setelah berhasil mempertahankan gelar juara dunia kelas bulu WBA. Minggu depan, petinju asal Sasana Tugu Muda Bank Buana Semarang itu akan kembali berlatih keras. Sebab, para penantangnya sudah antre untuk merebut gelar juara tersebut, mulai dari Manny Pacquiao (Filipina) yang menduduki peringkat I kelas bulu WBA hingga Victor Polo (ranking 9 dari Kolombia). Karena itu, Chrisjon akan mempersiapkan diri lebih baik lagi untuk menghadapi pertarungan yang direncanakan pada Oktober mendatang. Menurutnya, sebagai pemegang sabuk juara, dia harus siap menghadapi penantangnya. Siapa pun calon lawannya nanti tidak akan dipermasalahkan. Bahkan jika harus dihadapkan dengan Manny Pacquiao atau Marco Antonio Barrera (ranking 6 dari Meksiko) pun dia siap. Rekaman pertandingan kedua petinju tersebut, khususnya Marco Antonio Barrera, sudah dipelajari jauh-jauh hari sebelum bertarung melawan Osamu Sato. ''Paling tidak, saya sudah pernah melihat gaya bermain Barrera melalui rekaman video. Jadi siapa pun penantang saya nanti, Pacquiao atau Barrera, saya siap,'' tegas Chrisjon ketika ditemui di rumahnya di Jl Mertojoyo, Semarang, kemarin. Barrera dinilai mempunyai stamina yang sangat prima. Hal itu tidak lepas dari tubuh petinju Meksiko itu yang kokoh dan kekar. Tak heran jika kemudian Barrera memiliki pukulan mantap dan mematikan. Selain itu, pertahanan Barrera juga terkenal rapat dan solid. Untuk mengalahkannya, diperlukan persiapan matang dan kerja keras. ''Barrera petinju tangguh. Tapi, saya sudah sedikit tahu kemampuannya. Ada beberapa pukulan yang patut diwaspadai,'' ungkapnya. Hingga saat ini Chrisjon belum tahu siapa yang akan menjadi penantang berikutnya setelah Osamu Sato, dalam pertarungan wajib (mandatory fight) Oktober mendatang. Persiapan yang lebih matang diperlukan Chrisjon sebelum menjalani pertandingan wajib. Mengingat masih banyak kelemahan dan kekurangan yang perlu dibenahi. ''Melihat rekaman pertandingan lawan Sato lalu, saya menyadari masih banyak kelemahan yang saya miliki. Misalnya power, stamina, dan beberapa pukulan yang perlu diasah lagi,'' jelasnya. Diundang Bupati Keberhasilan Chrisjon mempertahankan gelar juara dunia kelas bulu WBA di Tokyo, bukan hanya mengharumkan nama Indonesia, tapi juga mengangkat nama Jawa Tengah serta Semarang. Bukan itu saja, Banjarnegara sebagai kota kelahiran petinju yang nama aslinya Christian Johanes itu juga turut terkenal. Wajar jika Bupati Banjarnegara Drs H Jasri ST MM berencana mengundang Chrisjon kembali ke daerahnya pada tanggal 19 Juni mendatang. Tentu saja rencana tersebut disambut gembira oleh petinju dari Sasana Bank Buana Semarang itu. Sebab, dia juga ingin pulang ke Banjarnegara untuk menemui ayahnya, Djohan Tjahjadi. ''Tentu saja saya ingin pulang ke Banjarnegara menengok bapak. Kebetulan, saya dengar pada tanggal 19 Juni mendatang bupati akan mengundang saya ke Banjarnegara. Jika undangan itu jadi, saya akan sekalian pulang ke rumah,'' ujar Chrisjon. (H13-77) |