| Rabu, 09 Juni 2004 | OLAHRAGA |
Lini Depan Kurang TajamSEMARANG- Tim sepak bola PON Jateng berhasil mengalahkan Persis Solo 1-0 dalam pertandingan uji coba di Lapangan Akmil Magelang Minggu (6/6) lalu lewat gol Imam Rahmawan. Tetapi kemenangan tersebut belum memuaskan manajer merangkap pelatih tim PON Jateng, Sartono Anwar. Menurut Sartono, serangan yang dibangun anak-anak asuhannya masih terlihat lemah. Banyak peluang yang tidak bisa dijadikan gol. ''Kami tidak mau melihat hasilnya. Pertandingan uji coba itu hanya untuk melihat hasil latihan selama ini, yang kami fokuskan pada teknik menyerang, kemampuan individu dan taktik unit. Hasilnya, masih banyak yang perlu dibenahi,'' ungkap mantan arsitek PSIS itu. Sebenarnya, Modestus Setyawan dan kawan-kawan sudah ada usaha untuk menampilkan permainan menyerang yang baik. Namun ketika sampai di kotak penalti, serangan tersebut sering kandas di kaki pemain belakang lawan. Finishing touch mereka belum terasah tajam. Wajar jika peluang yang tercipta gagal dimanfatkan menjadi gol. ''Permainan mereka sebetulnya sudah baik. Sudah ada usaha dari pemain untuk mempertajam serangan. Namun, finishing touchnya saja yang masih lemah,'' katanya. Wajar Tapi, kelemahan tersebut dianggap wajar. Sebab, para pemain PON Jateng baru saja menjalani latihan sebanyak 10 kali selama training center di lapangan Akmil Magelang. Sartono akan terus memperbaiki kelemahan dan kekurangan timnya. Serangan-serangan tim PON Jateng terus diasah agar semakin tajam. ''Tentu saja kelemahan tersebut harus segera kami benahi. Bukan hanya penyelesaian akhir yang akan dibenahi, tapi juga umpan tarik dan bola crossing,'' jelasnya. Selain memfokuskan pada serangan, minggu depan rencananya Sartono juga mulai memberikan teknik pertahanan. Dalam pertandingan uji coba lawan Persis, tim PON Jateng diperkuat oleh pemain-pemain dari Divisi Utama, Divisi I dan Divisi II-A Jateng. Pemain dari Divisi Utama dan Divisi I yang dimainkan antara lain Modestus Setyawan, Yudi, M Husein, Rudy Widodo (Persijatim Solo FC), Dwi Adi Yuwono (PSIS) dan Dicky Gautama (Persijap Jepara). Sedangkan pemain Divisi Utama seperti Jimmy Suparno (Deltras), Supriyono (Persikota), dan Johan Prasetyo (Persik Kediri) hingga kemarin belum juga bergabung dalam TC sentralisasi tim PON Jateng. Setelah lawan Persis, tim PON Jateng mengagendakan pertandingan uji coba lawan PSIS pada tanggal 10 Juni dan Persijap pada 12 Juni. (H13-77) |