logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 09 Juni 2004 OLAHRAGA
Line

Bonus Beregu Belum Ditentukan

SEMARANG- Bonus sebesar Rp 40 juta untuk sekeping medali emas di PON XVI, tampaknya akan menjadi perangsang luar biasa bagi para atlet. Apalagi di cabang tertentu, satu atlet bisa meraih bonus ganda, misalnya di cabang atletik, renang dan menembak.

Bonus ganda pernah dirasakan oleh Ruwiyati di PON XIII/1993 dari cabang atletik. Waktu itu, Ruwi berhasil merebut dua medali emas dari nomor 10.000 meter dan nomor maraton. Atlet asal klub Locomotive Salatiga itu berhasil meraih bonus ganda sebesar Rp 40 juta, karena waktu itu satu emas dihargai Rp 20 juta.

Tapi, bagaimana dengan bonus cabang olahraga beregu, seperti bola voli, sepak takraw, hoki, termasuk cabang sepak bola yang jumlah pemainnya mencapai 18 orang.

''Kami sedang membicarakan khusus mengenai cabang olahraga tim ini. Untuk bola voli hanya diperkuat 10 pemain, sementara cabang sepak bola sampai ada 18 pemain. Untuk cabang yang diperkuat lebih dari lima pemain, akan ada pembahasan secara khusus,'' tutur Sekum KONI Jateng, Drs H Soekardi MPd.

Kalau bonus disama-ratakan jelas akan merugikan cabang olahraga tim yang berhasil meraih medali. KONI berjanji, bonus untuk cabang olahraga tim akan ada pengecualian.

''Termasuk bonus pelatih, sedang kami bahas. Di PON, ada pelatih cabang perorangan dan tim. Supaya adil dan bisa diterima oleh mereka, permasalahannya sedang kami bahas bersama Yadora (Yayasan Dana Olahraga),'' tandasnya. (C16-77)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA