| Rabu, 09 Juni 2004 | OLAHRAGA |
Hanya Lima Pemain PSIS Yr Penuhi Aturan Baru PSSISEMARANG - PSIS Yunior bakal kehilangan sebagian besar pemain intinya untuk Liga Remaja U-18 Piala Suratin 2004. Hal itu, merupakan imbas dari peraturan baru PSSI yang membatasi usia pemain, yaitu maksimal kelahiran 1987 yang bisa tampil dalam kompetisi tersebut. Padahal sebelumnya, batas umur pemain adalah kelahiran 1986. Praktis, dengan adanya peraturan baru tersebut hanya lima pemain PSIS Yunior yang masih bisa tampil dalam Liga Remaja U-18. "Itu jelas merugikan kami. Sebab, hanya lima orang yang memenuhi syarat. Lagi pula, mereka bukan pemain inti, tapi lapis kedua. Padahal, kompetisi akan dimulai Juli. Saya bingung," jelas Manajer Tim, Setyo Agung Nugroho. Menurutnya, persiapan PSIS Yr saat ini sudah semakin matang. Kerja sama pemain semakin solid, dan pola permainan pun sudah terbentuk. Selain itu, kondisi fisik Rifky A Rahman dan kawan-kawan pun semakin prima. Bahkan, mental bertanding mereka juga semakin matang. Jika peraturan baru tersebut tetap diberlakukan, tidak bisa tidak PSIS Yr harus membentuk tim mulai dari awal lagi. "Saya kasihan kepada pemain. Sebab, mereka sudah berlatih keras pagi dan sore untuk menghadapi kompetisi ini. Namun, dengan adanya peraturan baru dari PSSI itu, mereka tidak bisa memperkuat tim lagi," katanya. "Pemain-pemain dari Diklat Ragunan yang sudah kami kontrak pun tidak ada artinya. Sebab, mereka kelahiran tahun 1986," imbuhnya. Koordinasi Menanggapi peraturan baru dari PSSI tersebut, manajemen tim akan berkoordinasi dengan daerah-daerah lain untuk mengambil langkah-langkah penyelesaiannya. Namun, sambil menunggu perkembangan, Agung sudah memerintahkan kepada pelatih Ashadi untuk mencari pemain baru lagi kelahiran 1986. Kebetulan, Ashadi mempunyai bank data tentang pemain-pemain muda di Semarang kelahiran 1986. Dalam minggu ini, mereka akan diseleksi agar tim bisa cepat terbentuk. "Sebagai antisipasi, kami akan langsung melakukan seleksi pemain kelahiran 1986. Dalam waktu satu minggu, pelatih harus sudah bisa membentuk tim. Sebab, kompetisi dimulai pada awal Juli," tuturnya. Selain berkoordinasi dengan daerah lain, Agung juga akan koordinasi dengan Ketua Bidang Amatir, Suka Adi Satya Negara dan Sekum, Prijo Anggoro untuk membahas masalah itu. Pertemuan tersebut dimaksudkan untuk menentukan sikap terhadap peraturan baru itu. (H13-22a) |